Beranda Ekbis Ekonomi BI: Kegiatan Usaha di Lampung Melambat pada Triwulan III 2019

BI: Kegiatan Usaha di Lampung Melambat pada Triwulan III 2019

520
BERBAGI
Temu Responden Bank Indonesia Cabang Lampung 2019.
Temu Responden Bank Indonesia Cabang Lampung 2019.

TERASLAMPUNG.COM — Bank Indonesia Perwakilan Lampung melansir, berdasarkan hasil survei kegiatan dunia usaha pada triwulan III 2019 mengindikasikan kegiatan usaha tumbuh melambat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Menurut Kepala BI Perwakilan Lampung, Budiharto Setyawan, hal itu tercermin dari saldo bersih tertimbang sebesar -3,11%.

“Lebih rendahnya realisasi kegiatan usaha tersebut, terutama berasal dari sektor pertanian dan sektor industri pengolahan yang didorong oleh faktor musim kemarau yang berkepanjangan dan normalisasi aktivitas ekonomi pasca periode permintaan tinggi di triwulan II 2019,” kata Budiharto Setyawan pada acara Temu Responden Bank Indonesia 2019 di Aula BI Lampung, di Bandarlampung, Selasa, 22 Oktober 2019.

Di sisi lain, harga kopi robusta sebagai komoditas ekspor utama Provinsi Lampung juga sedang dalam tren yang menurun sejak 2 tahun terakhir.

“Sejalan dengan hal tersebut, rata-rata kapasitas produksi pada triwulan III 2019 juga tercatat sedikit lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata pada triwulan sebelumnya, yakni dari sebesar 88,37% menjadi 86,64%,” katanya.

Meskipun begitu, kata Budiharto, optimisme pelaku usaha pada triwulan IV 2019 cenderung terjaga dengan baik seiring dengan perkiraan kegiatan usaha yang akan kembali meningkat di akhir tahun.

Budiharto mengatakan, sesuai dengan pola musimannya, permintaan masyarakat akan meningkat menjelang akhir tahun yang didorong oleh berlangsungnya perayaan Hari Raya Natal, tahun baru, serta libur akhir tahun yang diperkirakan dapat meningkatkan realisasi kegiatan usaha. Optimisme kegiatan usaha tersebut juga tercermin dari perkiraan penggunaan tenaga kerja responden yang meningkat pada triwulan IV 2019.

Menurut Budiharto,data dan informasi hasil survei yang selama ini telah diberikan oleh para responden dipergunakan BI dalam penyusunan laporan perekonomian Provinsi Lampung.

“Laporan tersebut secara rutin setiap triwulanan kami distribusikan kepada para stakeholders, seperti Pemda, perusahaan, perbankan, serta pihak-pihak terkait lainnya yang memuat berbagai informasi terkait perkembangan perekonomian, keuangan regional, indikator perbankan, serta proyeksi makroekonomi. Dengen begitu, dapat dimanfaatkan para pelaku usaha dalam perencanaan dan pengambilan keputusan bisnis,” kata dia.

Pada acara tersebut hadir  Prof. Ir. Roy Sembel, MBA, Ph.D, CSA yang menyampaikan materi “Strategi Bisnis di Era Disrupsi Digital dan 5G”.

Mas Alina 

Loading...