Biar Bisa Pacari Gadis Idaman, Honorer Satpol PP Ini Mengaku Brimob

Bagikan/Suka/Tweet:

Tersangka Ditangkap Saat Paksa Kekasihnya Mesum

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya menunjukkan barang bukti berupa foto Nushak berpakaian seragam Brimob pada ekspose kasus Brimob gadungan dengan tersangka honorer Satpol PP Pemkot Bandarlampung, Selasa (12/10).

BANDARLAMPUNG-Petugas Unit Reskrim Polsekta Tanjungkarang Barat menangkap Nushak (30) pegawai Honorer Sat Pol PP Provinsi Lampung yang mengaku sebagai anggota Brimob Polda Lampung abal-abal, pada Selasa (6/10) lalu sekitar pukul 22.30 WIB.

Warga Jalan Kampung Tiuh Nemon, Kecamatan Pugung, Tanggamus tersebut ditangkap karena memaksa NL kekasihnya berbuat mesum di Jalan Panglima Polim, Gg Mawar Putih, Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, tersangka Nushak ditangkap berdasarkan laporan dari keluarga korban berinisial NL. Tersangka awalnya main kerumah korban NL yang merupakan kekasihnya di Jalan Panglima Polim Gg Mawar Putih,
Kelurahan Segala Mider.

Dirumah korban, lanjut Dery, tersangka Nushak memaksa korban NL untuk berbuat mesum. Namun aksi bejat yang akan dilakukan tersangka Nushak terhadap NL, dapat diketahui langsung dengan orang tua korban.

“Nushak diamankan oleh  orang tua korban. Lalu pihak keluarga korban melaporkan kejadian itu ke Polsekta Tanjungkarang Barat. Atas laporan itu, petugas langsung mengamankan Nushak dirumah korban,”kata Dery kepada wartawan, Senin (12/10).

Saat dilakukan penggeledah, Dery menuturkan, petugas menemukan kartu tanda anggota (KTA) Brimob gegana Mabes Polri palsu. Dengan barang bukti KTA Brimob palsu itu, selanjutnya petugas melakukan penggeledahan dirumah Nushak.

“Di rumah tersangka, ditemukan satu lembar pakaian PDL Brimob, satu buah baret Brimob, sepasang sepatu PDL Brimob, atribut Korps Brimob, dua butir amunisi aktif dan satu buah foto Nushak berpakain polisi dengan pangkat Briptu,”tuturnya.

Dery menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku melakukan penipuan dengan mengaku sebagai anggota Brimob Polda Lampung sekitar tiga bulan yang lalu. Dan baru sekali melakukan penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota Brimob, hal tersebut dilakukan Nushak untuk
mengelabui NL kekasihnya agar bisa dipacari dan dapat dinikahi.

“Untuk baju seragam Brimob dan perlengkapan seperti atribut polisi, tersangka memembelinya di salah satu toko di Kota Bandarlampung. Sedangkan dua butir amunisi aktif, tersangka mengaku menemukan amunisi itu di suatu tempat. Untuk KTA Brimob dan Photo, tersangka membuatnya
sendiri dengan cara di scanner,”terangnya.

Dari pengakuan Nushak, sebelumnya ia bertemu dengan NL kekasihnya di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan sekitar tiga bulan lalu. Ketika bertemu NL, ia mengenakan jaket loreng Brimob.

Kemudian ia mendekati NL, lalu mengajak berkenalan dan mengaku sebagai anggota Brimob Polda Lampung. Sejak kenalan itulah, hubungannya berlanjut dan NL mau dijadikan kekasihnya. Rencanaya, Ia juga berniat untuk menikahi NL kekasihnya itu.

“Saya baru sekali ini menipu. Berpura-pura jadi anggota Brimob, supaya dia (NL) mau saya pacarin dan nikah sama saya,”ungkapya di hadapan petugas dan awak media.

Akibat perbuatannya, tersangka kini harus meringkuk di sel tahanan dan tersangka dijerat dengan Pasal berlapis. Pasal 1 UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.