Beranda Pendidikan Biaya SMA-SMK tak Gratis Lagi, Lulusan SMP di Lampura Diharapkan Tetap Lanjutkan...

Biaya SMA-SMK tak Gratis Lagi, Lulusan SMP di Lampura Diharapkan Tetap Lanjutkan Sekolah

528
BERBAGI
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Suwandi menyosialisasikan program sekolah gratis dan kiat - kiat mewujudkan sekolah gratis berkualitas, pertengahan Februari 2017 lalu.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Meski pembiayaan SMA/SMK kini tak lagi gratis, namun ‎Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Suwandi berharap anak – anak tetap mau melanjutkan pendidikannya ke SMA/SMK.

“Yang mengatur mengenai pembiayaan SMA/SMK itu provinsi karena sudah wewenang mereka sekarang. Tapi, saya harap tak ada anak – anak putus sekolah akibat kebijakan ini,” kata Suwandi usai menghadiri perpisahan di SMPN 1 Abung Semuli, Selasa (23/5/2017).

Sejak wewenang pengelolaan SMA/SMK diambil alih provinsi, terus Suwandi, praktis sekolah gratis hanya diperuntukan bagi siswa SD dan SMP. ‎Kendati tak lagi gratis seperti sebelumnya, namun Suwandi menuturkan, para lulusan SMP wajib melanjutkan sekolah mereka ke jenjang yang lebih tinggi, yakni SMA/SMK.

“Anak – anak harus tetap bersekolah karena ilmu adalah bekal masa depan,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Suwandi juga menyinggung mengenai kemungkinan permintaan sumbangan dari pihak SMA untuk menunjang kegiatan pendidikan mereka. Menurut Suwandi, permintaan sumbangan ini sesuai dengan edaran Menteri Pendidikan sehingga para wali murid tak perlu mempersoalkannya.

“Permintaan sumbangan itu diperbolehkan karena diatur dalam surat edaran Menteri pendidikan,” kata dia.

Diketahui, setelah pengelolaan SMA/SMK ‎menjadi wewenang Pemerintah Provinsi Lampung, para siswa kini dikenakan biaya oleh masing – masing sekolah mereka. Alasannya, biaya – biaya itu dipergunakan untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan mereka yang sebelumnya ditopang oleh Pemerintah Kabupaten.

Di Lampung Utara misalnya, pasca pelimpahan wewenang tersebut, sejumlah SMA mulai menarik pungutan bervariasi mulai dari Rp80 ribu – 120 ribu/bulannya. Padahal, sebelum dilimpahkan ke Pemerintah Provinsi, para siswa MA di Lampung Utara dapat bersekolah dengan nyaman karena bebas biaya alias gratis.

Loading...