BKD Kecolongan Soal Penambahan TKS

  • Bagikan
ilustrasi cleaning service
BKD Kecolongan Soal Penambahan TKS
Bandarlampung, Teraslampung.com—Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota
Bandarlampung mengaku kecolongan terkait adanya penambahan  Tenaga 
Kerja Sukarela  (TKS) di lingkungan
Sekretariat DPRD . Selain membludaknya tenaga honorer yang di SK -kan sebagai
Cleaning Service, dewan kota  kembali
melakukan penambahan tenaga di perbantukan di Fraksi dan ruang wakil Ketua I  Hamrin Sugandi.
“Belum tahu saya kalau ada penambahan lagi, nanti kita cek dulu,”jelas
Kepala BKD M.Umar ,Kamis (16/10).
Umar mengatakan,penambahan tersebut tidak menjadi persoalan jika
memang tersedia anggaran untuk membayar honor TKS yang baru saja diperbantukan
di ruang Fraksi dan ruang Wakil Ketua DPRD Kota Bandarlampung.
“Anggarannya tersedia atau tidak itu yang menjadi
pertanyaannya.Itu kan dibiayai dari APBD,”ungkapnya.
Umar mengungkapkan,setiap tahun pihaknya selalu menemukan
persoalan-persoalan penambahan tenaga honorer maupun Tenaga Kerja Sukarela
(TKS)  di setiap satuan kerja yang
terindikasi tidak sesuai dengan ketentuan.
“Setiap tahun kita selalu temukan kasus tersebut dan pernah kita
berhentikan di salah satu satker karena tidak sesuai aturan,”ujarnya.
Khusus untuk penambahan tenaga sukarela dan banyaknya jumlah
tenaga honor yang ber- SK  clenaning
service,Umar  berjanji secepatnya akan
mengevaluasi hal tersebut. Karena  nanti
akan berakibat pada membengkaknya anggaran.“Pasti akan kita evaluasi, kalau tidak benar ya kita berhentikan,”
katanya.
Anggota Komisi I Ali Yusuf  Tabana mengatakan pihaknya
kembali akan memanggil BKD dan pihak sekretariat DPR. Dia sependapat dengan
pernyataan Kepala BKD yang akan mengevaluasi penambahan TKS dan tenaga honorer
di Sekretariat DPRD.“Saya sepakat jika hal itu akan di evaluasi, nanti akan kami
sampaikan pada pandangan fraksi,”katanya.
Menurut dia, penambahan TKS
dan tenaga Honorer akan semakin membebani APBD Kota Bandarlampung selain itu
tenaga honorer dan TKS yang ada belum efektif untuk mendukung kinerja PNS di
Sekretariat dewan.
“Jika SK- nya cleaning service ya harus kerja bersih-bersih dong,
Nah kalau petugasnya anak pejabat sama anak bos apa mau mereka di suruh
bersihin wc sama sampah di gedung dewan ini,”ungkapnya. 
Rizky

  • Bagikan