Beranda News Kesehatan BKKBN Lampung Maksimalkan Program KKBPK

BKKBN Lampung Maksimalkan Program KKBPK

772
BERBAGI
Halalbihalal BKKBN Lampung.
Halalbihalal BKKBN Lampung.

TERASLAMPUNG.COM — BKKBN Provinsi Lampung terus gencar menyukseskan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di daerah yang saat ini belum maksimal.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Uliantina Meiti, pada acara halalbihalal bersama pegawai dan mitra BKKBN, di halaman kantor BKKBN Lampung, Kamis. (13/06/2019).

“Kami mengundang semua pihak termasuk mitra untuk mengikuti program ini hingga 50 persen pada tahun ini,” ujarnya.

Menurutnya, belum maksimalnya program itu ditandai berbagai hal, salah satunya penyuluh KB yang masih sedikit, dibandingkan dengan jumlah desa yang ada di Lampung.

“BKKBN Lampung juga terus meningkatkan peran mitra kerja Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk terus menggelorakan program KKBP,” kata dia.

Berdasarkan data, angka total fertilitas (TFR) Lampung turun dari 2,6 anak per wanita usia subur pada Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 menjadi 2,3 anak / wanita usia suburban pada 2017.

“Meskipun turun, jika dilihat dari SDKI itu, kita sedang menghadapi tantangan berat untuk memastikan masyarakat dalam pelaksanaan program KKBPK, dan hal ini akan berdampak sangat kompleks terhadap kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, BKKBN Lampung akan bekerja maksimal dengan semangat tinggi agar TFR dapat terus ditekan.

“Saya berharap semua dapat bekerja keras dan optimistis agar mencapai target yang dicapai,” katanya.

Menurut Meiti, perlu kemitraan dengan semua pihak untuk saling mendukung mendukung program KKBPK di semua prestasi.

“Agar program KKBPK itu berjalan, diharapkan kegiatan pelayanan KB harus dilaksanakan intensif terhadap calon peserta KB baru, peserta ulang ganti ganti cara terhadap pasangan usia suburban muda (PUS-Mupar),” katanya.

“Selain itu, meningkatkan pembinaan terhadap kelompok-kelompok kegiatan KB dalam rangka pembinaan peserta KB aktif, peningkatan pertahanan dan kesejahteraan keluarga, serta pusat informasi konseling-kesehatan reproduksi remaja / pelajar terus dalam rangka perubahan pola pikir juga penanaman nilai-nilai keluarga kecil bahagia sejahtera,” imbuhnya.

Loading...