BKP Lampung Selatan Usulkan Pelaku Usaha Buah Naga Peroleh Sertifikat Prima

  • Bagikan
Ir. Rini Ariasih

KALIANDA, Teraslampung.com – Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Lampung Selatan melalui bidang mutu dan keamanan pangan, terus berupaya meningkatkan mutu keamanan pangan lewat program-program kegiatan yang diterapkan disejumlah wilayah kecamatan di kabupaten serambi pualu sumatera ini.

Dilakukannya upaya peningkatan mutu dan keamanan pangan itu bertujuan, agar program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Lamsel dalam hal ini Bupati Lampung Selatan H. Rycko Menoza SZP dapat terus meningkat, dan pada akhirnya masyarakat Lamsel bisa memperoleh makanan yang cukup, bergizi,  dan aman.

Kepala BKP Lamsel Ir. Rini Ariasih menjelaskan, program-program kegiatan yang dilaksanakan pihaknya dalam rangka peningkatan mutu dan keamanan pangan di kabupaten Lamsel selama ini, meliputi sosialisasi soal mutu dan keamanan pangan yang ditujukan kepada para pelaku usaha, petani, serta para petugas dinas instansi terkait yang ada dikecamatan maupun dilingkup Pemkab Lamsel.

“Selain menggelar kegiatan sosialisasi, kami juga secara rutin melakukan pemantauan serta pengawasan produk-produk pangan yang beredar di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Tujuannya tidak lain, agar keamanan produk-produk pangan untuk konsumsi masyarakat tetap terjaga seperti buah-buahan dan sayuran,” ujar Rini Ariasih, saat ditemui Teraslampung.com, diruangkerjanya, Rabu (10/12) sore.

Diungkapkannya, untuk tahun anggaran 2014 BKP Lamsel, melalui pemerintah daerah setempat telah mengusulkan 11 pelaku usaha buah naga untuk mendapatkan sertifikasi Prima 3 ke otoritas kompeten keamanan pangan daerah (OKKPD) Provinsi Lampung.

“Sertifikasi merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas produk yang memenuhi standard kualitas sesuai spesifikasi sertifikat yang dimiliki. Untuk mendapatkan sertifikat tersebut tentunya tidak mudah, karena harus melalui proses panjang dan penilaian yang ketat,” ungkapnya.

Dia menuturkan, sejauh ini baru ada 11 orang petani di Lamsel yang memiliki sertifikat Prima 3 yang diperoleh dari OKKPD Provinsi Lampung pada tahun 2013. Ke sebelas petani tersebut terdiri dari 5 orang petani buah naga di Kecamatan Sragi, 3 orang petani pepaya Clifornia di Kecamatan Merbau Mataram, 2 orang petani buah pisang di Kecamatan Penengahan dan 1 orang petani buah pisang yang ada di Kecamatan Ketapang.

“Pengartian dari sertifikat Prima 3 tersebut adalah produk buah yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi, karena residu pestisida yang dikandung masih di bawah ambang Batas Maksimum Residu Pestisida (BMRP). Tujuan diberikannya serftifikat Prima 3 ini, untuk melindungi kesehatan masyarakat atau konsumen dari produk pertanian yang membahayakan,” katanya.

Iwan J Sastra

  • Bagikan