BKP Lamsel Budayakan Pangan Lokal Lewat Lomba Cipta Menu B2SA

  • Bagikan

Iwan J Sastra/Teraslampung.com

Para pemenang lomba cipta menu B2SA. 

KALIANDA – Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (9/10),  menggelar lomba cipta menu Beragam, Bergizi,  Seimbangm dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Lamsel Tahun 2014, sebagai upaya membudayakan panganan lokal di tengah maraknya makanan modern.

Kegiatan yang digelar di Aula PKK, Kalianda, Lampung Selatan ini, diikuti oleh Tim Penggerak PKK dari 17 kecamatan se- Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala BKP Lamsel Ir. Rini Ariasih mengatakan, lomba cipta menu B2SA ini digelar untuk membudayakan panganan lokal di tengah-tengah maraknya makanan modern atau makanan cepat saji.

“Kami dari BKP Lamsel terus berupaya mengembangkan menu B2SA yang berbasis lokal, dimana menu yang diciptakan dengan memodifikasi atau menggunakan resep dari bahan-bahan lokal agar tidak kalah saing dengan makanan modern yang ada dipasaran,” ujar Rini Ariasih, kepada Teraslampung.com, usai acara lomba.

Dijelaskannya, menu B2SA yakni menu utama yang terdiri dari sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang disesuaikan dengan prinsip beragam, bergizi, seimbang dan aman.

“Sumber karbohidrat tetap menggunakan pangan lokal selain beras dan terigu untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras sebagai pangan pokok,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan digelarnya lomba B2SA tersebut, masyarakat terutama kader PKK sekaligus sebagai kader pangan di tingkat kelurahan maupun kecamatan untuk lebih berkreasi lagi dalam menciptakan atau memodifikasi resep dari aneka ragam makanan khas daerah yang beragam, bergizi seimbang, aman agar lebih menarik sehingga kembali digemari.

“Saya berharap dengan digelarnya lomba cipta menu B2SA berbasis makanan khas daerah ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman, bukan malah terjebak dalam makanan cepat saji yang kurang baik bagi kesehatan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Sekkab Lamsel Ir. Sutono, M.M. mengatakan, lomba cipta menu B2SA yang diselenggarakan oleh BKP Lamsel, jangan hanya sebatas seremonial saja. Tetapi harus dijadikan rutinitas yang bisa diterapkan dimasyarakat secara nyata.

“Saya berharap para pemenang lomba bisa mengimplementasikan hasil karyanya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tujuan agar panganan lokal bisa terus membudaya dan menjadi panganan khas daerah Lamsel. Intinya, para peserta jangan hanya bisanya ikut meramaikan lomba saja, lalu tidak ada upaya tindaklanjutnya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, agar menu makanan hasil ciptaan bisa dikenal oleh masyarakat secara luas, hendaknya hasil karya tersebut bisa ditampilkan pada even-even besar yang dilaksanakan oleh Pemkab  maupun Pemprov.

“Bila perlu para pemenang dalam lomba ini, hasil karyanya bisa juga ditampilkan di stand makanan Malioboro Kalianda (MK) yang saat ini tengah dikembangkan di Kota Kalianda,” katanya.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, peserta yang berhasil meraih juara I dalam lomba cipta menu B2SA Tahun 2014 adalah TP.PKK dari Kecamatan Way Sulan, dengan menampilkan menu makan pagi seperti Tongkong (lontong singkong), Katong (kalio tongkol) dan Susu.

Sementara untuk menu makan siang seperti Tim Saikim (timbel sai kikim), Tak-tak dang (otak-otak udang) dan Dale (dawet lele), dan menu makan malam seperti Tiwul, Saguri (sayur gurih), dan Jus Sirya (sirsak-pepaya).

  • Bagikan