Beranda Ekbis Bisnis BMC Sidomulyo Torehkan Prestasi pada Kontes Indonesia Automodified

BMC Sidomulyo Torehkan Prestasi pada Kontes Indonesia Automodified

217
BERBAGI
Budi Santoso (40) atau biasa disapa Hasan, pemilik workshop Bumper Metafora Costum (BMC) Sidomulyo, Lampung Selatan saat menerima Awards to Best Alto Racing dan Best Matte Master diajang modifikasi mobil nasional Indonesia Automodified (IAM) yang diadakan PT HIN Promosindo di gedung Eks Giant Antasari Kedamaian, Bandarlampung belum lama ini.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN—Budi Santoso (40) pemilik workshop Bumper Metafora Costum (BMC), menyabet dua gelar sekaligus yaitu Awards to Best Alto Racing dan Best Matte Master pada ajang kontes modifikasi mobil nasional Indonesia Automodified (IAM) yang diadakan PT HIN Promosindo di gedung Eks Giant Antasari Kedamaian, Bandarlampung belum lama ini.

Torehan prestasi yang diraih oleh warga Desa Sidorejo Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan ini patut diapresiasi. Pasalnya, Budi ini merupakan satu-satunya kontestan di Lampung meraih gelar dua sekaligus dalam ajang modifikasi mobil tingkat nasional Indonesia Automodified (IAM).

Indonesia Automodified (IAM), merupakan sebuah ajang kontes modifikasi mobil bergengsi di Indonesia bahkan sudah Internasional (dunia). Pada tahun-tahun sebelumnya, IAM ini sudah dilaksanakan di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia dan Thailand.

Budi Santoso (40) atau akrab disapa Hasan pemilik workshop Bumper Metafora Costum (BMC) mengatakan, senang dan bangga bisa meraih juara dalam kontestasi modifikasi mobil tingkat nasional Indonesia Automodified (IAM) 2020 yang diadakan PT HIN Promosindo di Eks Giant Antasari, Kedamaian Bandarlampung belum lama ini. Acara tersebut, digelar bersamaan dengan HUT PT HIN Promosindo ke-20 tahun atau dua dasa warsa PT HIN Promosindo.

“Saya tidak menyangka dapat juara diajang kontes modifikasi mobil tingkat nasional IAM ini, bahkan dua penghargaan sekaligus yang saya raih di even modifikasi tersebut,”ujarnya kepada teraslampung.com saat ditemui di kediamannya di Jalan Brawijaya Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Selasa (17/11/2020).

Dua penghargaan sekaligus yang diraihnya ini, kata Hasan, pertama Awards to Best Alto Racing untuk modifikasi mobil Jimny Katana warna orange dalam kategori style, aksesoris atau modifikasi mobil dengan penggerak 4×2. Kemudian penghargaan Awards to Best Matte Master, yakni untuk modifikasi mobil Jimny Katana warna Hijau dalam kategori jenis cat kasar atau ekstrem.

“Ikut event modifikasi mobil tingkat nasional ini, niatnya mau coba saja ikut seperti apa hasil modifikasi mobil orang kampung seperti saya ini dengan peserta lainnya yang ikut event tersebut. Alhamdulilah, nggak taunya dapat juara yang paling terbaik lagi,”kata bapak dua orang putra ini yang berprofesi sebagai pekerja seni.

Dikatakannya, alasan lainnya mengikuti kontes modifikasi mobil IAM ini, karena memang hobi dan cinta dunia modifikasi otomotif. Tidak mobil saja, tapi juga motor. Karena kecintaannya didunia otomotif ini, pastinya merogoh kocek yang tidak sedikit.

“Hal lain mengikuti kontes IAM ini, selain sebagai ajang silaturrahmi dengan sesama pencinta otomotif, sharing dan juga melihat seperti apa perkembangan dunia modifikasi otomotif tersebut,”ucapnya.

Budi Santoso atau biasa disapa Hasan, memarken dua mobil jenis Jimny Katana hasil modifikasinya yang meraih Awards to Best Alto Racing dan Best Matte Master diajang kontes modifikasi mobil nasional Indonesia Automodified (IAM) yang diadakan PT HIN Promosindo.
Budi Santoso atau biasa disapa Hasan, memarken dua mobil jenis Jimny Katana hasil modifikasinya yang meraih Awards to Best Alto Racing dan Best Matte Master diajang kontes modifikasi mobil nasional Indonesia Automodified (IAM) yang diadakan PT HIN Promosindo.

Menurutnya, kategori pada kontestasi modifikasi mobil Indonesia Automodified (IAM) tersebut sangat banyak, salah satunya adalah modifikasi terbaik, exterior, style, cat, audio, variasi dan modifikasi mobil 4×2 dan 4×4 serta masih banyak kategori lagi. Tapi untuk dua kategori yang diraihnya menjadi juara, hanya ia saja peserta di Lampung yang meraih penghargaan tersebut.

“Pada saat dua mobil jenis Jimny Katana hasil modifiksi saya di pamerkan diajang tersebut, banyak dari mereka (peserta) merasa takjub dan kagum lihat hasil modifikasinya,”ungkapnya.

Sementara kontestan yang ikut dalam event modifikasi mobil tingkat nasional tersebut, lanjut mantan drummer salah satu kelompok band di Lampung ini, pesertanya sampai 90-an lebih dan jumlah mobil yang dipamerkan dalam event tersebut ratusan baik itu dari lokal Provinsi Lampung maupun dari luar Provinsi lainnya.

“Pesertanya bukan dari Lampung saja, dari luar Lampung juga banyak seperti Jakarta, Bandung, Jawa Tengah, Palembang dan masih banyak lainnya lagi yang ikut diajang modifikasi mobil tingkat nasional tersebut. Tapi paling banyak pesertanya memang, yakni lokal Lampung,”pungkasnya.

Sementara perwakilan pihak penyelenggara PT HIN Promosindo, Aditya Pradhana mengatakan, ajang kontes otomotif dan modifikasi IAM yang dibuka untuk umum yang digelar PT HIN Promosindo selama dua hari di Kota Bandarlampung (14-15 November 2020) tersebut, yakni untuk membangkitkan gairah industri otomotif dan modifikasi di wilayah Lampung.

“Kembalinya seri event IAM ini, diharapkan dapat memacu kreatifitas dan semangat para modifikator di wilayah Lampung dan sekitarnya serta Indonesia secara lebih luasnya lagi,”ujarnya.

Sebelumnya, kata Aditya, PT HIM Persindo telah menggelar Indonesia Automodified (IAM) di dua kota di Indonesia, yakni Kota Surabaya dan Yogyakarta. Kota Bandarlampung ini sendiri, merupakan kota ketiga dalam penyelenggaraan event IAM 2020 tersebut.

“Antusias peserta yang ikut kontes otomotif dan modifikasi IAM di Lampung, cukup tinggi dan baik dunia otomotifnya,”ungkapnya.

Aditya mengutarakan, ajang kontestasi Indonesia Automodified (IAM) ini, diikuti 90-an lebih peserta dari berbagai komunitas/klub tidak hanya didominasi modifikator dari Provinsi Lampung saja tapi juga diikuiti kontestan dari Palembang, Bandung, Jakarta, Jawa Tengah dan beberapa kota lainnya di Indonesia.

Kontestan yang tampil dalam event tersebut seperti Wayfinder, Timorer Lampung, 1313 Mesuji Racing Team (MRT), Omletz Lampung, Ketombe Auto Club,Honda Brio Club (HBC), Toyota Vios Club Indonesia (TVCI), Wilys Lampung Club (WLC), Bumper Metafora Costum (BMC), Jazz Fit Club (JFC), Street Fams, Suzuki Katana Jimny Indonesia (sKin), Adelia Variasi dan masih banyak lainnya lagi.

“Para kontestan tampil menunjukkan karnyanya diajang IAM 2020 yang diadakan PT HIN Promosindo. Pada event tersebut, diramaikan berbagai aliran modifikasi seperti stance/fitmen, street racing, offroad, raving, rally, off-road, VIP, elegant, JDM, classic, retro, exotics, performance dan extreme,”jelasnya.

Selain memerkan berbagai modifikasi terbaik serta produk aftermarker dan lifestyle otomotif, lanjut Aditya, kontes IAM 2020 ini merebutkan 150 kategori awards/juara. Pembagian juaranya, ada beberapa kategori dan setiap kategori mendapat uang tunai plus tropi. Sementara untuk juara umumnya, kategori yang full modifikasi dan juga mendapat uang tunai plus tropi.

“Untuk tim/klub BMC dari Sidomulyo, Lampung Selatan tersebut, menerjunkan dua mobil modifikasi Jimny Katana diajang IAM 2020 yang digelar di Bandarlampung. Dari hasil penilaian tim judge IAM, BMC Sidomulyo meraih dua kategori juara/awards to Best Alto Racing dan Best Matte Master. Saya ucapkan CONGRATULATIONS!! Untuk BMC Sidomulyo dan juga untuk peserta modifikasi lainnya yang meraih juara/award dalam event tersebut,”tandasnya.