Beranda News Nasional BMKG Bantah akan Ada Gempa Bumi 9,0 SR di Banten

BMKG Bantah akan Ada Gempa Bumi 9,0 SR di Banten

256
BERBAGI
Peta interaktif pusat gempa Banten - Lampung pada Jumat malam 2 Agustus 2019 pukul 19.03 WIB menurut USGS.

TERASLAMPUNG.COM — Setelah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 6,9 Skala Richter dengan pusat di wilayah Sumur, Banten, pada Jumat malam (2/8/2019), kini beredar informasi akan ada gempa besar dengan kekuatan 9,0 SR.

BACA: Soal Gempa Banten, Ini Perbedaan Analisis BMKG, USGS, dan GFZ

Terkait hal itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantahnya.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, isu yang berkembang tersebut tidak benar. Sebab, kata dia, peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun: kapan, di mana, dan berapa kekuatannya.

“Gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa yang sebelumnya mengalami akumulasi medan tegangan (stress) di zona tersebut, pengaruh penjalaran stress untuk proses selanjutnya secara kuantitatif masih sulit untuk diketahui,” kata Triyono dalam rilisnya, Sabtu, 3 Juli 2019.

Triyono mengatakan, teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan bahwa sebuah gempabumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks dan masih sulit untuk memperkirakan gempa besar rentetannya seperti beberapa kasus gempabumi doublet, triplet (dua atau tiga kejadian gempabumi tektonik dalam waktu dan lokasi yang relatif berdekatan), dan seterusnya.

“Masyarakat diimbau agar tetap tenang namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dan yang lebih penting adalah melakukan langkah-langkah mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi,” katanya.

Triyoni memberikan tips agar masyarakat menyiapkan bangunan rumah sesuai dengan konstruksi aman gempa. Juga menyiapkan  perabotan-perabotan yang kuat dan dapat menjadi tempat perlindungan sementara saat terjadi gempa.

“Siapkan jalur evakuasi yang aman di lingkungan tempat tinggal anda, selanjutnya agar terus berlatih utk evakuasi mandiri, dan terus monitor “InfoBMKG” baik melalui sosial media, mobile apps, website, ataupun kanal-kanal resmi BMKG,” katanya.

 

Loading...