Beranda News Nasional BMKG Bantah Soal Isu Tsunami di Tapanuli Tengah

BMKG Bantah Soal Isu Tsunami di Tapanuli Tengah

287
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membantah adanya tsunami di Tapanuli Tengah. Bantahan itu disampaikan terkait beredarnya kabar adanya  tsunami di Tapanuli Tengah setelah terjadiya gempa pada Kamis dinihari, 10 Januari 2019.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, pihaknya mencermati isu tsunami di daerah Tapanuli Tengah pada hari Kamis, 10 Januari 2019, sekitar pukul 02.30 WIB.

Menurutnya, setelah beredar isu itu BMKG segera melakukan analisis rekaman data sinyal seismik di sensor terdekat. Hasilnya: tidak ada aktivitas kegempaan di Tapanuli dan sekitarnya,” kata Rahmat lewat keterangan tertulis hari ini.

Hasil pengamatan stasiun pasang surut (tide gauge) di wilayah Sumatera Utara di Sibolga, Gunung Sitoli, Lahewa, Teluk Dalam, Pulau Tello, dan Tanabala tidak ditemukan perubahan gelombang air laut yang signifikan.

Menurut Rahmat, hal itu hanya gejala normal pasang surut harian.

“Berdasarkan hasil pengamatan lapangan oleh BMKG Pinangsori, Sibolga, dan BMKG Nias juga dipastikan tidak ada gejala peristiwa tsunami,” katanya.

BMKG meminta kepada masyarakat agar tidak mempercayai isu tsunami yang berkembang dan dapat melakukan aktivitas seperti biasanya.

Dari rekaman video kiriman Rahmat, petugas bermobil kepolisian ikut turun ke jalan membantah isu tsunami Kamis dinihari tadi.

“Tsunami adalah berita hoax atau berita bohong, tidak ada tsunami di Kota Sibolga,” kata petugas lewat pelantang suara kepada warga yang ramai di jalan. Polisi minta warga kembali ke rumah masing-masing.

Masyarakat juga diminta BMKG tetap waspada dan selalu memantau informasi resmi yang bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti Instagram dan Twitter @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg).

Berikut penjelasan lengkap BMKG:

Mencermati isu tsunami di daerah Tapanuli Tengah pada hari Kamis tanggal 10 Januari 2019 sekitar pukul 02.30 WIB, maka Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan tanggapan sebagai berikut.

Seketika itu BMKG segera melakukan analisis rekaman data sinyal seismik di sensor terdekat dimana hasilnya tidak ada aktivitas kegempaan di Tapanuli dan sekitarnya.
Hasil pengamatan stasiun pasang surut (tide gauge) di wilayah Sumatera Utara, (Sibolga, Gunung Sitoli, Lahewa, Teluk Dalam, Pulau Tello, dan Tanabala) tidak ditemukan perubahan gelombang air laut yang signifikan (hanya gejala normal pasang surut harian) .
Berdasarkan hasil pengamatan lapangan oleh BMKG Pinangsori, Sibolga dan BMKG Gunung Sitoli, Nias bahwa tidak didapatkan adanya gejala peristiwa tsunami.
Oleh karena itu BMKG menghimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai isu tsunami yang berkembang dan dapat melakukan aktivitas seperti biasanya.
Tetap waspada dan selalu pantau informasi resmi yang bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android “Info BMKG”).
Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Jakarta, 10 Januari 2019

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG

RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl.Seis., M.Sc.

 

Loading...