BNN Lampung Gagalkan Pengiriman Sabu 5 Kg, 3 Kurir Asal Pesawaran Dibekuk

  • Bagikan
Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Jafriedi (kiri) bersama Kabid Pemberantasan Totok (kanan).
Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Jafriedi (kiri) bersama Kabid Pemberantasan Totok (kanan).

TERASLAMPUNG.COM — Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menangkap kurir sabu asal Kabupaten Pesawaran dan menggagalkan pengiriman sabu sebanyak 5.227,97 gram, belum lama ini.

Dari operasi penangkapan kurir sabu tersebut BNNP Lampung berhasil mengamankan barang bukti berupa lima paket narkotika diduga jenis sabu dalam 5 buah bungkusan plastik warna Kuning bertuliskan GUANYINWANG, dengan berat brutto 5.227,97 gram. Serta empat unit Handphone, satu unit mobil Honda HR-V, satu buah Obeng dan Uang Tunai sejumlah Rp400 ribu.

Menurut Kepala BNN Lampung Brigjel Pol Jafriedi pelaku ini termasuk unik dan berani karena modusnya kurir berani menjemput paket sabu tersebut dari Aceh.

“Pelaku ini unik dan menurut saya berani karena mereka menjemput sendiri ke Aceh atau jaringan atas. Sangat jarang kurir bisa langsung bertemu dengan jaringan atas,” jelas Jafriedi, pada konferensi pers dalam rangka Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2021 di kantor BNNP di Telukbetung, Kamis , 24 Juni 2021.

Menurut Brigjen Pol Jafriedi,  tiga kurir asal Kabupaten Pesawaran yang bernama AR, SL dan SR itu menjemput sabu sebanyak 5 kg lebih terbang ke Medan kemudian lewat darat menuju Lhoksumawe, Aceh.

“Di Aceh mereka sudah disiapkan satu unit mobil Honda HR-V menuju Lampung yang sudah disiapkan sabu di dalam panel pintu makanya mereka menyiapkan satu montir untuk membukanya dan dari hasil interograsi kami mereka sudah lima kali melakukannya sejak tahun 2020,” jelasnya.

 

Atas perbuatan ke tiga tersangka itu mereka diancam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Narkotika Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009. “Ancaman hukuman maksimalnya hukuman mati,” tegasnya.

 

Kepala BNNP Lampung Brigjel Pol Jafriedi didampingi Kabid Pemberantasan, Totok mengungkapkan penangkapan kurir sabu tersebut pada hari Minggu tanggal 06 Juni 2021, sekitar pukul 17.00 Wib setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya penyelundupan narkotika jenis sabu dari Aceh menuju Lampung dengan menggunakan mobil pribadi.

“Atas informasi itu kami melakukan pengamatan di sekitar pintu tol Kota Baru, Lampung Selatan Sekira Pukul 19.30, tim mencurigai sebuah mobil merk Honda HR-V warna putih. Tim kemudian mengikuti mobil tersebut hingga sekitar pukul 20.30, dari exit toll Kota Baru menuju ke Kota Bandar Lampung,” katanya.

“Mobil berhenti di Indomaret Jl. Dr. Susilo, Pahoman, Bandarlampung dan tim langsung melakukan penangkapan terhadap 2 orang laki-laki yang berada di mobil yang bernama AR dan SL,” tambah Jenderal Polisi bintang satu itu.

Kemudian kedua tersangka berikut kendaraan langsung dibawa ke BNNP untuk dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

“Dari hasil penggeledahan ditemukan 5 buah bungkusan plastik warna kuning bertuliskan GUANYINWANG yang di dalamnya berisi kristal warna Putih yang diduga Narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 5 Kg yang disembunyikan di dalam pintu mobil bagian depan sebelah kiri,” jelas Jafriedi.

“Kami melakukan interogasi kepada AR dan SL dan dari hasil interogasi itu mereka berdua akan meminta bantuan kepada seseorang untuk membongkar pintu mobil tersebut dan mengeluarkan narkotika jenis sabu tersebut. Tim selanjutnya melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang bernama SR yang telah menunggu di seputaran Telukbetung, Bandar Lampung untuk membantu membongkar pintu mobil tersebut dan mengeluarkan narkotika jenis sabu tersebut,” ungkap Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Jafriedi.

Dandy Ibrahim

  • Bagikan