Beranda News Nasional BNPB Koordinasikan Penyaluran Bantuan bagi Pengungsi Sinabung

BNPB Koordinasikan Penyaluran Bantuan bagi Pengungsi Sinabung

207
BERBAGI

Dewi Ria Angela/Teraslampung.com

Jumpa pers di Gedung BNPB,lJl.Ir.H.Juanda No.36 Jakarta, Rabu (5/2)

JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan koordinasi dengan sejumlah lembaga agar proses penyaluran bantuan untuk para pengungsi dampak letusan Gunung Sinabung berjalan lancar. Koordinasi juga dimaksudkan agar para pengungsi mendapatkan pendampingan secara baik untuk menyembuhkan trauma.

Sekretaris Utama BNPB  Fatchul Hadi dalam jumpa pers bersama di Gedung BNPB, Jakarta, mengatakan, selain BNPB lembaga yang terlibat dalam penanganan pengungsi antara lain Kemensos,Kemenkes, Basarnas, Kementan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kemendikbud, Kemenag, Kemen Koperasi dan UKM, Kemenparekraf, Kemenakertrans, dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Menurut Fatchul BNPB selaku komando Satuan Tugas Nasional selain meberikan bantuan dana siap pakai, juga menyalurkan bantuan logistik-peralatan dan pendampingan penanganan darurat. Salah satu fokus utamanya adalah penanganan pengungsi sehingga tidak ada yang menganggur dan tidak merasa jenuh atau bosan di pengungsian.

“Kementerian Parekraf akan membentuk semacam tim untuk membantu kegiatan kemanusiaan di pengungsian seperti melukis,mendongeng,pelatihan kuliner, dan sekolah darurat. Pengungsi akan diajarkan membuat Kerajinan tangan dan dibuat trademark Sinabung, sehingga masyarakat tidak mengalami kejenuhan,” kata Fatchul.

Fatchul mengatakan masing-masing lembaga berbagi tugas dan berkoordinasi dengan BNPB. Kementerian Koperasi dan UMKM, misalnya, akan menyiapkan program bantuan KUR, bantuan produksi UMKM dan rehabilitasi pasar tradisional terdampak. Kemensos memberikan bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat pengungsi termasuk menyiapkan layanan pendampingan psiko-sosial, termasuk mobilisasi 248 tagana yang berasal dari wilayah Sumut;

Kemenkes memberikan bantuan obat obatan, mobilisasi tenaga kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan seperti obat-obatan. Kemendikbud akan memberikan bantuan beasiswa, BOS, dan pemulihan layanan pendidikan mulai tingkat dasar sampai dengan perguruan tinggi.

Kemenag akan memberikan bantuan beasiswa, BOS bagi siswa pendidikan keagamaan dengan besaran yang sama dengan Kemendikbud, memberikan bantuan bagi 2 RA (pendidikan setingkat TK) sebesar masing-masing Rp100 juta, serta bantuan pemulihan rumah ibadah yang besarannya ditetapkan kemudian.

“Kementan Pertanian menyiapkan bantuan bagi pemulihan usaha pertanian melalu bantuan semprotan. Kemen P, melaksanakan survei kesiapan lahan relokasi dan pemutakhiran data data kepala keluaga yang akan relokasi. Pelaksanaannya setelah ada kepastian lahan oleh pemda yang rencananya di lahan seluas 25 hektare,” kata dia.

Sementara itu ,Badan SAR Nasional (Basarnas) akan menambah kekuatan pasukan selama belum ada pertanyaan bahwa Gunung Sinabung aman bagi warga sekitar. Basarnas akan siap di sekitar kawasan Gunung Sinabung.

Sebelumnya Basarnas telah mengerahkan 26 personel sejak September 2013 dengan tambahan 10 personel dari Kantor SAR Medan dan 10 personel dari Kantor SAR Pekanbaru, Riau.

Loading...