Beranda Hukum Kriminal Bobol Rumah Warga Perumnas Way Halim, Pencuri Gasak Dua Sepeda Motor 

Bobol Rumah Warga Perumnas Way Halim, Pencuri Gasak Dua Sepeda Motor 

245
BERBAGI
Aksi pencuri di Perumnas Way Halim Bandarlampung terekam kamera CCTV.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Dalam semalam dan waktu lima menit, komplotan pencuri berhasil membobol dua rumah warga dan menggasak dua unit sepeda motor Honda Beat yang diparkirkan di dalam dua rumah

di lingkungan Jalan Kelud Perumnas Way Halim, Bandarlampung, Sabtu dinihari 4 Agustus 2018 lalu sekitar pukul 03.15 WIB.

Aksi para pelaku komplotan pencurian sepeda motor tersebut, terekam kamera pengintai CCTV (Circuit Closed television) milik salah satu warga setempat.

Menurut Deni yang rumahnya dibobol oleh komplotan pencuri menceritakan, ada empat orang pelaku yang melakukan aksi pencurian sepeda motor tersebut, aksi para pelaku ini terkam kamera CCTV (Circuit Closed television) milik salah satu warga.

“Aksi pelaku terekam kamera CCTV, saya lihat ada empat orang pelakunya. Dari rekaman CCTV itu, mereka (pelaku) terlebih dulu menyisir areal lingkungan dan melihat satu persatu rumah melalui depan pagar rumah,”ucapnya kepada teraslampung.com, Senin 6 Agustus 2018 sore.

Menurutnya, sepeda motor yang digasak para pelaku dari dalam dirumahnya, motor Honda Beat masih baru dan plat nomornya belum keluar. Tapi sepeda motor yang dicuri tersebut bukanlah miliknya, melainkan milik temannya yang malam itu sedang numpang menginap dirumahnya.

“Motor Honda Beat masih baru milik teman saya yang dicuri, kalau soal laporan kehilangan sudah dilaporkan ke kepolisian,”ujarnya.

Deni mengungkapkan, saat para pelaku pencurian berusaha membawa kabur motor curian tersebut, pelaku sempat berhenti dan memarkirkan sepeda motor yang dicuri diujung Gang Jalan Kelud, Perumnas Way Halim.

“Aksi pelaku benar-benar nekat, jadi motor yang dicuri inikan ngggak bisa dinyalakan karena ada kunci rahasianya yang sengaja dipasang di motor itu. Tapi para pelaku tetap membawa kabur motor dengan cara di step (dorong),”terangnya.

Sementara menurut keterangan salah satu warga, Solikhin mengatakan, baru kali pertama terjadi adanya aksi pencurian sepeda motor dilingkungan tempat tinggalnya, karena selama ini tidak pernah terjadi dan selalu dianggap aman.

“Ya gak percaya aja karena selama ini selalu aman-aman saja, ini malah ada kejadian dua motor sekaligus milik tetangganya yang dicuri lalu kejadiannya bersamaan dan hanya waktu lima menit pelaku beraksi. Dugaan saya, pelaku sudah mengintai terlebih dulu sebelum beraksi,”ungkapnya.

Dikatakannya, aksi komplotan para pencuri tersebut, nekat masuk ke rumah milik Deni dan Pak Alex yang berada diujung Gang dengan cara merusak gembok pagar rumah. Dari dalam rumah keduanya, para pelaku berhasil menggasak dua unit sepeda motor Honda Beat.

“Anehnya kayak disisir gitu, jadi motor yang dicuri oleh para pelaku ini di rumah yang sama-sama berada diujung jalan yakni sisi utara dan selatan. Sedangkan rumah milik pak Alex yang dibobol para pelaku ini, pagarnya ini digembok gede tapi masih juga bisa dirusak,”ucapnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono saat dihubungi teraslampung.com melalui ponselnya mengatakan, terkait adanya kejadian aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah hukum Polresta Bandarlampung, pihaknya akan segera menindaklanjuti dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Kami akan langsung tindaklanjuti, karena aksi pelaku pencurian sepeda motor ini sudah sangat meresahkan masyarakat,”ungkapnya.

Dikatakannya, pihaknya akan memperketat pengamanan dengan menggelar patroli di titik-titik rawan tindakan kriminalitas, dan berupaya melakukan penyekatan untuk melakukan penangkapan terhadap para pelaku. Selain itu juga, pihaknya akan memeriksa hasil rekaman CCTV milik salah satu warga yang berhasil merekam aksi para pelaku pencurian tersebut.

“Kita akan lihat rekaman CCTV-nya, hal ini untuk mengetahui ciri-ciri dan identitas dari para pelaku pencurian tersebu, kami akan lakukan tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku jika adanya perlawanan saat dilakukan penangkapan,”tegas mantan Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah ini.

Loading...