BP Batam Akan Bangun Gedung PTSP 10 Lantai

  • Bagikan
Seorang anak berdiri melihat gedung SPC pada 23 November 2005 yang baru diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Letjen (Purn) Mohammad Ma'ruf. (Foto: F Pangestu).
Seorang anak berdiri melihat gedung SPC pada 23 November 2005 yang baru diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Letjen (Purn) Mohammad Ma'ruf. (Foto: F Pangestu).

TERASLAMPUNG.COM — Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) akan membangun Gedung pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dengan tinggi 10 lantai dengan konsep ramah anak dan orangtua pada tahun depan. Gedung PTSP saat yang berstatus ngontrak sudah sangat memprihatinkan karena bocor setiap hujan turun.

Kepala BP Batam yang juga Walikota Batam Muhammad Rudi mengatakan, Kamis (23/09/2021) lalu, bahwa konsep gedung PTSP yang baru tersebut saat ini sedang dalam tahap desain dengan ketinggian lantai antara 9 hingga 10 lantai.

“saat ini lagi desain dan tahun depan mulai dibangun, dengan tinggi lantai 9 atau 10 lantai. Bukan perizinan saja, itu memang mall pelayanan yang sempurna nantinya, saya minta dari lantai dasar hingga keatas semuanya terisi penuh,” kata Rudi seusai sosialisasi kebijakan dan relaksasi pajak daerah Kota Batam di Hotel Swiss Bell Harbour Bay, Kamis (23/09/2021) lalu.

Rudi menjelaskan, pada Gedung PTSP yang baru nantinya, lantai dasar semuanya diperuntukkan untuk perizinan semua, sedangkan pada lantai duanya diperuntukkan untuk ruang bermain atau ruang tunggu anak-anak.

“kenapa lantai dasar semua perizinan karena misalnya ada orangtua yang datang dia tidak kesulitan untuk naik ke lantai yang lebih tinggi, lantai dua untuk anak-anak, jadi nanti jika ibunya sedang mengurus izin nanti anak-anaknya bisa bermain diatas,” kata Rudi.

Sedangkan untuk lantai berikutnya akan didesain untuk seluruh perizinan yang menjadi kewenangan instansi vertical. Berdasarkan pengamatan www.terasbatam.id kondisi Gedung PTSP saat ini ynag berstatus ngontrak dengan Sumatera Promotion Centre (SPC) memprihatinkan ketika terjadi hujan turun, di beberapa bagian bocor.

Petugas-petugas di PTSP mendadak seperti petugas cleaning service karena harus menyiapkan ember-ember untuk menampung air hujan yang merembes ke dalam Gedung.

“Saya tidak bisa menganggarkan untuk Gedung (SPC) ini, karena kita kontrak kepada pihak ketiga, makanya mesti diselesaikan dengan Gubernur Riau. Karena itu tidak bisa makanya saya bangun baru, tapi kita sudah minta untuk diperbaiki,” kata Rudi.

Gedung SPC tempat PTSP Batam berada saat ini tidak banyak yang menjadi tenant disana, selain PTSP terdapat Kantor Konsulat Jenderal Singapura di Batam yang berada disana sejak Singapura mendirikan kantor perwakilan kekonsulerannya di Kawasan ini.

Gedung SPC dibangun atas inisiatif 10 Pemerintah Provinsi Se Sumatera pada tahun 23 November 2005, dengan kepemilikan modal dari Provinsi Riau, Pemerintah Kota Batam dan Otorita Batam, ketika itu Batam masih berada dibawah kendali Provinsi Riau.

TERASBATAM.ID

  • Bagikan
You cannot copy content of this page