Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung BPBD Bandarlampung akan Tambah 500 Rambu-Rambu Evakuasi Korban Bencana

BPBD Bandarlampung akan Tambah 500 Rambu-Rambu Evakuasi Korban Bencana

230
BERBAGI
Rambu evakuasi di perempatan Jalan Hasanuddin, Pasar Kangkung, Telukbetung, Bandarlampung.
Rambu evakuasi di perempatan Jalan Hasanuddin, Pasar Kangkung, Telukbetung, Bandarlampung.

TERASLAMPUNG.COM — Di wilayah Kota Bandarlampung yang rawan bencana, hingga saat ini masih minim rambu-rambu evakuasi. Jika tiba-tiba bencana tsunami datang, misalnya, kemungkinan akan banyak warga kebingungan untuk mencari jalur evakuasi yang aman. Sebab itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung akan menambah rambu-rambu evakuasi hingga mencapai 500 rambu.

“BPBD saat ini sedang menambah rambu-rambu evakuasi bagi warga jika terjadi bencana seperti tsunami, targetnya hingga 500 mulai tahun ini sampai 2023,” kata Sekretaris BPBD Bandarlampung, A. Rizky Kamis (4/7).

Menurutnya rambu-rambu yang terpasang saat ini masih sangat kurang dan akan berakibat masyarakat akan sulit menentukan jalan evakuasinya.

“Sekarang memang sudah terpasang di daerah pesisir. Rambu evakuasi itu merupakan bantuan BNPB,” ujarnya.

Idealnya, kata Rizky, jarak antar rambu evakuasi tersebut minimal 200 meter agar warga mudah melihatnya saat akan menyelamatkan diri jika ada bencana tsunami.

“Dari penelitian, psikologi orang yang terdampak bencana saat dia akan melakukan evakuasi atau pandangan orang panik sekitar 100 sampai 200 meter,” katanya.

Loading...