BPBJ Lampura Belum Bisa Pastikan Proyek Jembatan Gantung Rp1,3 Miliar Lanjut atau Tidak

  • Bagikan
Jembatan gantung di Taman Wisata Situ Gunung Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Foto: umm.ac.id
Jembatan gantung di Taman Wisata Situ Gunung Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Foto: umm.ac.id

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Lampung Utara hingga kini masih belum menerima permintaan baru untuk kembali melanjutkan pengadaan proyek jembatan gantung Rp1,3 miliar. Permintaan ini sangat diperlukan usai pengadaan proyek dengan metode penunjukan langsung itu gagal mendapatkan pemenang.

‎”Iya (sampai saat ini belum ada permintaan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang/DPUPR Lampung Utara untuk melanjutkan pengadaan itu)” terang Kepala Subbidang Pengelolaan PBJ di BPBJ Lampung Utara, Romi Wahyudi, Kamis (4/11/2021).‎

‎Romi kembali mengatakan, lanjut atau tidaknya proses penunjukan langsung untuk proyek jembatan itu seluruhnya bergantung pada DPUPR. Laporan hasil dan berita acara hasil pelelangan telah mereka sampaikan ke pihak DPUPR.

“Proses selanjutnya diserahkan ke perangkat daerah terkait apakah akan diadakan penunjukan langsung berikutnya atau tidak‎,” kata dia.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Utara membantah telah membatalkan‎ rencana pengadaan proyek pembangunan jembatan gantung Rp1,3 M tahun 2021. Pembatalan itu hanyalah itu untuk calon penyedia, sedangkan rencana pengadaan proyek itu masih akan tetap dilaksanakan.

‎”Yang dibatalin itu (calon) pemenangnya karena enggak datang (dalam tahap pembuktian kualifikasi). Jadi, bukan rencana pengadaan proyeknya yang dibatalin,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Utara, Romzi, Kamis (4/11/2021).

Romzi mengatakan, pengadaan proyek itu tidak akan mereka batalkan karena memang hal itu tidak sesuai keinginan mereka dan keinginan masyarakat. Pihaknya masih akan mengupayakan agar proyek itu dapat dilaksanakan pada tahun ini.

‎Bahkan, menurutnya, calon penyedia baru untuk proyek tersebut telah mereka dapatkan. Perusahaan yang menjadi calon penyedia proyek itu telah mereka sampaikan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Lampung Utara pada tanggal 1 November lalu. Hanya saja memang belum ditayangkan oleh pihak BPBJ di situs LPSE Lampung Utara.

“Harus ada pembangunan makanya kita mau kejar itu. Calon penyedia juga sudah menyatakan kesiapannya ‎untuk mengerjakan proyek itu,” terangnya.

  • Bagikan