BPKA Lampura Bantah Sebagai ‘Dalang’ di Balik Penetapan SSH Langganan Media Daring

  • Bagikan
Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi Lampung Utara
Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi Lampung Utara

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Lampung Utara membantah dasar penetapan besaran Standar Satuan Harga langganan media daring berasal dari mereka. Menurut mereka, penetapan SSH itu ‎murni datang dari Dinas‎ Komunikasi dan Informasi Lampung Utara.

“BPKA sifatnya hanya menerima usulan yang masuk dari setiap Organisasi Perangkat Daerah. Besaran SSH itu ditetapkan sendiri oleh masing – masing OPD termasuk Diskominfo,” papar Kepala Bidang Investasi Aset BPKA Lampung Utara, Biantori Bintang belum lama ini.

‎SSH itu merupakan suatu ‘kewajiban’ yang harus dipenuhi oleh setiap OPD supaya dapat dimasukkan ke dalam program khusus yang mengatur mengenai keuangan. BPKA-lah yang berwenang untuk memasukkan SSH dari setiap OPD.

BACA JUGA:   Bupati Lampung Utara Sindir Anak Buahnya yang Suka "ABS"

“Jadi, bukan kami yang menetapkan SSH langganan media daring,” jelasnya.‎

Sebelumnya, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Diskominfo Lampung Utara, Defriyadi‎, Selasa (25/5/2021), mengatakan bahwa dasar penetapan SSH itu berasal dari BPKA. Mereka hanya mengajukan SSH itu pada pihak BPKA agar dapat dimasukkan ke dalam aplikasi keuangan.

‎”SSH itu berdasarkan yang sudah diinikan oleh BPKA. Pengajuannya dari sini (Diskominfo), dasarnya dari sana,” kelitnya.

Menurut Defriyadi, penetapan mengenai SSH media itu dilakukan oleh bidang perencanaan Diskomfo pada tahun sebelumnya. Besaran SSH yang ditetapkan dicantumkan ke dalam Rencana Kegiatan Anggaran 2021.

“Udah dulu ya, saya mau ke rumah dinas bupati,” katanya sembari berlalu menggunakan sepeda motornya.

BACA JUGA:   Mahasiswa, Pemuda, dan Akademisi Lampura Kritik Dugaan Kecurangan Lelang Jabatan

‎Pada tahun 2021, Dinas Komunikasi dan Informasi Lampung Utara menetapkan besaran standar Satuan Harga ‎langganan media online sebesar Rp500 ribu/bulan. Dengan kebijakan itu, seluruh media baik yang memiliki rating bagus di Alexa maupun yang tidak mendapat porsi yang sama.

  • Bagikan