Beranda News Pusiban BPOM Lampung Gelar Advokasi Program Keamanan Pangan

BPOM Lampung Gelar Advokasi Program Keamanan Pangan

260
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Kepala Balai Besar POM Bandarlampung Susan Gracia Arpan mengatakan  BPOM melakukan upaya dan jaminan mutu, keamanan pangan olahan yang beredar di masyarakat, serta memperkuat, memperluas pengawasan dan intervensi pengawasan sekolah.

Menurut Susan, ada tiga program nasional yaitu Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), Gerakanan keamanan desa yang menghasilkan desa pangan aman, dan pasar aman dari bahan berbahaya.

“Dalam melaksanakan 3 hal tersebut, BPOM tidak bisa bekerja sendiri, melainkan perlu dukungan Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder terkait. Mari bekerjasama dalam mengawal keamanan obat dan makanan yang beredar di Provinsi Lampung,” kata Susan pada acara Advokasi Program Nasional (Gerakan Keamanan Pangan Desa, Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya Dan Pengawalan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah) Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM), di Hotel Novotel, Bandarlampung, Kamis (27/2/2020).

Susan berharap acara ini dapat dijadikan sebagai sarana menghidupkan kembali semangat dalam mewujudkan obat dan pangan yang aman sehingga bisa memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat, bangsa, dan Negara.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Zamroni menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi lintas sektor guna menggalang komitmen pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pangan aman secara terpadu.

“Kemudian memetakan program kegiatan lintas sektor yang dapat diintegrasikan dengan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pagnan aman; serta menyusun perencanaan dan pelaksanaan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pangan aman,” jelasnya.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Irwan S. Marpaung, saat mewakili Gubernur, membuka acara a tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat dan gizi anak di Provinsi Lampung.

Irwan S. Marpaung menjelaskan bahwa sebagaimana amanat Undang-Undang No. 18 tahun 2012, Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam UUD 1945, serta Negara berkewajiban mewujudkan pemenuhan konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.

“Untuk itu, program prioritas nasional desa pangan aman, pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Badan POM dan juga oleh pemerintah daerah, harus dilakukan agar keamanan pangan tetap terjamin aman untuk dikonsumsi,” jelasnya.

Irwan mengatakan Pemerintah Daerah memandang penting perlunya program keamanan pangan ini, karena hal ini sesuai dengan rencana strategis pembangunan kesehatan di wilayah provinsi Lampung dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat dan juga gizi anak.

 

 

Loading...