Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Budi Utomo Batalkan Rencana Pemkab Lampura Utang ke Bank Jabar Banten

Budi Utomo Batalkan Rencana Pemkab Lampura Utang ke Bank Jabar Banten

1117
BERBAGI
Kantor Pemkab Lampung Utara
Kantor Pemkab Lampung Utara

Feaby Handana |Teraslampung.com

Kotabumi–Genap 35 hari sejak ditahannya Bupati non aktif Agung Ilmu Mangkunegara, Pemkab Lampung Utara yang kini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Budi Utomo mulai berani ‘unjuk gigi’ dengan  membatalkan rencana pinjaman ratusan miliar kepada Bank Jawa Barat dan Banten (Bank Jabar Banten).

Langkah berani yang diambil oleh Pelaksana Tugas Bupati Budi Utomo untuk membatalkan rencana pinjaman BJB sebesar Rp325 Miliar ini patut diapresiasi. Sedari awal, rencana pinjaman ini telah menuai polemik berkepanjangan karena dinilai belum begitu mendesak oleh kalangan legislatif.

Tadinya, pinjaman daerah ini akan dialokasikan untuk pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur, dan pembenahan RSU H.M. Ryacudu Kotabumi. Namun, rencana itu kini hanya sebatas mimpi yang tak akan pernah terealisasi.

“Pinjaman BJB sudah disepakati untuk dibatalkan,” terang Penjabat Sekretaris Kabupaten Lampung Utara, Sofyan usai rapat bersama tim anggaran legislatif, di gedung DPRD, Senin (11/11/2019).

Sofyan beralasan, pembatalan ini dinilai oleh pihak legislatif belum terlalu penting. Dengan demikian, tidak perlu untuk direalisasikan di tahun 2020 mendatang. Keputusan ini merupakan hasil rapat bersama dengan kalangan legislatif.

“‎Keputusan ini adalah hasil rapat dengan rekan – rekan DPRD,” jelasnya.

PEMKAB ‘JANJI’‎ SALURKAN BEBAN KERJA PEJABAT
‎Di samping membahas pembatalan pinjaman kepada BJB, Pemkab Lampung Utara juga menjanjikan akan menyalurkan Beban Kerja (BK) pejabat yang telah nyaris 9 bulan tak pernah lagi diterima.

Sayangnya, BK ‎yang rencananya akan disalurkan tersebut hanya untuk dua bulan saja dan bukannya untuk sembilan bulan sebagaimana yang diharapkan oleh para pejabat.

“BK akan dibayar dan dianggarkan untuk dua bulan. Namun, semua itu tergantung kemampuan anggaran,” kata Sofyan lagi.‎

Loading...