Budidaya Lebah Madu

  • Bagikan
Budidaya lebah madu (dok.watonsinau.work)

Lebah madu adalah hewan yang membawa banyak manfaat. Manfaat yang paling utama yang sering kita jumpai madu salah satu bahan alami yang memiliki rasa manis yang dihasilkan oleh lebah dari sari bunga atau cairan yang berasal dari bagian-bagian tanaman hidup.

Oleh karena itu, kita perlu mempelajari cara yang benar untuk melakukan budidaya lebah madu agar lebah madu yang kita budidaya tetap lestari.

Jenis- jenis Lebah Madu 

Selain bicara tentang pengertian budidaya lebah madu, ada beberapa jenis dari lebah madu yuk kita cari tahu! Pada umumnya, jenis lebah madu yang dipelihara di Indonesia hanya ada 4 jenis, yaitu:
Apis Dorsata atau Lebah Madu Raksasa, Apis Mellifera, Apis Florea, dan Apis Cerana.

Apis Dorsata  masih belum dapat dibudidayakan karena sifatnya yang ganas dan masih hidup secara liar, ukuran tubuhnya pun lebih besar disbanding jenis lain. Apis Mellifera adalah favorit para perternak lebah produksinya sangat tinggi; Apis Florea adalah  lebah liar yang tidak bisa di budidayakan; sedangkan Apis Cerana dalah penghasil madu yang bisa dibudidayakan dengan cara tradisional madu yang dihasilkan lebih bagus disbanding jenis lebah lainnya.

Persiapan Sebelum Budidaya Lebah Madu

Yang pertama kita harus menyiapkan Modal Awal yang diperlukan dalam budidaya lebah madu yang kedua kita harus memperhatikan lokasi yang kita pilih selain strategis kita juga harus mencari tempat yang suhu ideal yang cocok bagi lebah yaitu 26 °, kehidupan koloni di lereng pegunungan atau daratan tinggi yang bersuhu normal dan mencari lokasi yang disukai lebah adalah tempat terbuka, jauh dari keramaian dan banyak terdapat bunga sebagai pakan utamanya, setelah itu kita persiapkan perlengkapan yang harus kita beli dan kita buat.

Mengapa kita harus memperhatikan lingkungan sebelum membudidayakan lebah madu? Karena ketersediaan lingkungan lebah madu memerlukan habitat lingkungan yang mendukung dimana terdapat tanaman liar dan bunga bebas dihisap oleh lebah selain juga memastikan lingkungan yang cukup aman dari hewan seperti cicak atau tokek yang mengganggu lebah karena lebah selalu mengikuti pergerakan ratunya.

Cara Budidaya Lebah Madu yang Baik

Kita harus membuat rumah lebah madu yang sederhana dahulu. Setelah perkembangan lebah semakin banyak dan muncul lebah ratu yang baru, kita bisa menyiapkan rumah dengan bentuk yang lebih baik lagi.

Setelah pembuatan rumah lebah kita harus menyiapkan sarang lebah madu yang membuat ratu lebah dan lebah lainnya nyaman tinggal didalam rumah yang kita siapkan.

Lalu kita harus memilih bibit lebah unggulan agar lebah madu yang dihasilkan cukup banyak. Setelah itu kita perlu lakukan pemanenan lebah madu.

Perkembangan Lebah Madu

Setelah kita bahas apa saja yang harus dipersiapkan untuk membudidayakan lebah madu kita perlu mengenal lebih jauh tentang perkembangan lebah madu. Perkembangan lebah diawali dari telurnya ratu lebah.

Telur yang dihasilkan akan menetas menjadi serangga yang tidak mempunyai kaki setelah tiga hari akan tinggal didalam sel-sel sarang lebah madu. Selama dua hari serangga lebah memperoleh makanan berupa tepung sari dan royal jelly. Enam hari kemudian sel sarang lebah ditutup oleh lebah pekerja agar mengalami proses pengeraman yang berlangsung 12 hari setelah proses pengeraman selesai muncul lebah pekerja muda yang menggerogoti sarang lebah untuk keluar dan menjalankan sampai menghasilkan madu.

Jangan lupa amankan ratu di tempat bingkai yang baru untuk budidaya lebah madu setelah panen.
Nah sahabat, banyak sekali ya manfaat yang dapat kita peroleh dari budidaya ternak lebah madu. Semoga sekarang sahabat tidak hanya tau rasa madu yang manis saja, akan tetapi mengetahui manfaat manfaat lainnya yang terkandung dalam madu dan menjadi paham bagaimana cara membudidaya lebah madu.***

Dinda Fatmawati

  • Bagikan