Bukan Plt, Cholif Paku Alamsyah sebagai Direktur RSUD Ryacudu

  • Bagikan
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Lekok menyaksikan penandatanganan berita acara pelantikan yang dilakukan oleh Direktur RSUD Ryacudu yang baru, Cholif Paku Alamsyah, Senin (12/7/2021).
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Lekok menyaksikan penandatanganan berita acara pelantikan yang dilakukan oleh Direktur RSUD Ryacudu yang baru, Cholif Paku Alamsyah, Senin (12/7/2021).

Feaby|Teraslampung.com

‎Kotabumi–Berdalih telah menemukan sosok yang tepat, Pemkab Lampung Utara langsung melantik Cholif Paku Alamsyah sebagai direktur (definitif) Rumah Sakit Umum Daerah Ryacudu. Prosesi pelantikan dilakukan di Aula Siger Kantor Pemkab Lampung Utara, Senin (12/7/2021) sekitar pukul 14.30 WIB.

Keputusan Pemkab Lampung Utara ini terbilang cukup mengejutkan karena beberapa jam sebelumnya Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara hanya menyebutkan rencana penunjukan pelaksana tugas direktur dan bukannya pengangkatan direktur definitif. Persoalan Plt sendiri masih akan dibahas bersama Dinas Kesehatan Lampung Utara.

“Orang yang bisa duduk sebagai direktur seketika langsung bisa kita ketemukan dan kita ambil langkah cepat,” papar ‎Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Lekok usai prosesi pelantikan tersebut.

Lantaran Cholif dianggap sebagai sosok yang tepat maka pihaknya segera memutuskan untuk melantik yang bersangkutan sebagai pengganti almarhumah Sri Haryati. Yang bersangkutan juga menyanggupi untuk mengemban amanah tersebut sehingga tak ada alasan untuk menunda rencana tersebut.

“Kalau bisa dipercepat, kenapa kita nunggu besok kan. Karena ini kebutuhan, kebutuhan yang mendesak,” kata dia.

Disinggung mengenai kesan terburu – buru dalam pelantikan tersebut, Lekok dengan tegas menepisnya. Menurutnya, yang bersangkutan memang telah memenuhi persyaratan, akomodatif, representatif, didukung dengan reputasi yang baik

“Enggak terburu – buru. Kebetulan beliau memenuhi persyaratan,” tegasnya.

Di sisi lain, ‎Kepala ‎Bidang Promosi, Mutasi, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Lampung Utara, Hendri Dunant menjelaskan bahwa pelantikan atas Cholif ini berdasarkan pertimbangan dari Tim Penilai Kinerja bersama Dewan Pengawas Badan Layanan Unit Daerah RSUDR dan Dinas Kesehatan, serta BKPSDM.

Hasilnya, penunjukan pelaksana tugas direktur dianggap sebagai langkah yang tidak efektif dan efisien. Ditambah lagi dengan fakta bahwa sejumlah petinggi RSUD yang kondisi kesehatannya tidak prima belakangan ini sehingga tidak memungkinkan ditunjuk sebagai Plt Direktur.

‎”‎Pelantikan Cholif sebagai Direktur RSUDR tertuang dalam Surat Keputusan Bupati nomor 821.22/1547/II/39-LU/2021 tanggal 12 Juli 2021,” jelasnya

  • Bagikan