Beranda Iklan Advetorial Bupati Agung Ilmu Mangkunegara Sampaikan LKPJ Pelaksanaan APBD 2017

Bupati Agung Ilmu Mangkunegara Sampaikan LKPJ Pelaksanaan APBD 2017

210
BERBAGI
Bupati Agung Ilmu Mangkunegara menyampaikan LKPj dalam sidang pariurna DPRD Lampung Utara

KOTABUMI — Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara, menyampaikan Laporan Keterangan ‎Pertanggungjawaban (LKPj) tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Lampung Utara Tahun Anggaran 2017 dalam Sidang paripurna DPRD, Selasa pagi (24/7/2018).

Dalam sambutannya, Bupati Agung menyebutkan bahwa LKPj kepala daerah merupakan laporan yang wajib disampaikan sebagaimana yang diatur dalam pelbagai peraturan. Laporan yang wajib dilaporkan itu ialah laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah, LKPj dan ringkasan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Pada hakikatnya, laporan yang disampaikan ini merupakan wujud dari akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan. Tujuannya untuk mencapai tata pemerintahan yang baik, dan hasil pembangunan yang efektif dan efisien,” paparnya di hadapan peserta sidang paripurna.

Seperti biasanya, LKPj yang disampaikanoleh Bupati Agung kepada DPRD Lampura berjumlah dua buku. Buku – buku laporan itu disusun secara sistematis, jelas, dan lengkap. Buku Pertama berisikan rancangan peraturan daerah Lampung Utara tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2017.

Bupati Agung Ilmu Mangkunegara menyampaikan LKPj kepada Ketua DPRD Lampung Utara, Rachmat Hartono

Buku pertama ini memuat laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan arus kas, neraca, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan.

“Buku Kedua, berisi Peraturan Bupati Lampung Utara tentang penjabaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2017,” jelas dia.‎

Menurut suami Endah Kartika Prajawati itu, jajarannya selalu berpedoman kepada azas umum penyelenggaraan pemerintahan dalam pelaksanaan pembangunan tiap tahunnya. Azas yang dimaksud itu meliputi azas kepentingan hukum, azas tertib penyelenggaraan negara, azas kepentingan umum, azas keterbukaan, azas proporsionalitas, azas profesionalisme, azas akuntabilitas, azas efisiensi dan azas efektifitas.

Selain pelbagai azas tersebut, pihaknya juga memperhatikan pelbagai isu pokok yang berkembang dan menyinkronkan pembangunan dengan kebijakan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Arah kebijakan pembangunan Lampung Utara Tahun 2017 tetap menitikberatkan pada beberapa prioritas pembangunan antara lain, keamanan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi, lingkungan hidup, agama, tata kelola Pemerintahan.

“Semua ini untuk mewujudkan Kabupaten Lampung Utara yang aman, maju, sejahtera, agamais dan bermartabat,” paparnya.

‎Setelah menyampaikan pelbagai mukadimah dalam sidang yang dipimpin oleh Rachmat Hartono (Ketua DPRD Lampura) itu, Bupati Agung kemudian menyebutkan bahwa pendapatan Daerah Lampung Utara Tahun Anggaran 2017 hanya terealisasi Rp1.703.965.615.238,18 atau 93,20 persen dari total target pendapatan sebesar Rp1.828.336.600.791,00.

Kendati target pendapatan tak dicapai 100 persen, namun menurut Bupati Agung, persentase realisasi pendapatan yang tahun 2017 jauh lebih dari tahun 2016 silam. Terdapat kenaikan sekitar 8,91 persen dari tahun lalu.

“Dan jika dibandingkan dengan tahun Anggaran 2016 yang sebesar Rp1.564.629.091.450,00 (jumlah ini) maka mengalami kenaikan sebesar 8,91 persen,” paparnya.

Pendapatan daerah ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan transfer. Adapun rincian pendapatan daerah tahun 2017 tersebut di antaranya realisasi pencapaian PAD sebesar Rp103.970.703.713,71 dari total target sebesar Rp139.405.982.661,00 .

Lalu, ada dana perimbangan yang ditargetkan sebesar Rp1.275.423.631.095,00 dan yang terealisasi sebesar Rp1.246.229.672.491,00. Kemudian, realisasi Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp353.765.239.033,47 dari total Rp413.506.987.035,00 yang ditargetkan.

Adapun target belanja daerah dan transfer Lampung Utara tahun anggaran 2017 mencapai Rp1.963.426.159.141,00. Namun, yang terealisasi kala itu hanya sebesar Rp1.800.605.956.168,35 .

“Secara umum, berbagai program dan kegiatan yang direncanakan telah terlaksana dengan baik, walaupun masih terdapat pelaksanaan program dan kegiatan yang perlu untuk lebih dimaksimalkan lagi,” jelas bapak tiga anak itu.

Pelbagai keberhasilan yang telah dicapai selama satu tahun terakhir ini, masih menurut Bupati Agung, merupakan hasil kerja keras semua pihak terkait. Tanpa itu semua niscaya keberhasilan itu tak akan pernah dapat tercapai.

“Semoga capaian keberhasilan ini mampu lebih memotivasi kita semua untuk berkarya lebih baik lagi untuk kemajuan dan kemandirian Kabupaten Lampung Utara,” harap putra mantan Bupati Waykanan tersebut.

Sidang paripurna kemudian akan kembali dilanjutkan pada Rabu besok dengan agenda penyampaian pandangan pelbagai fraksi terkait LKPj Bupati Agung tahun anggaran 2017.

ADVETORIAL