Bupati Budi Utomo Hanya Tunggu Usulan Dua Cawabup Lampura dari Parpol Pengusung

Bupati Budi Utomo menjelaskan perkembangan terakhir seputar pemilihan Wakil Bupati‎ Lampung Utara, Rabu, 8 Desember 2021.
Bupati Budi Utomo menjelaskan perkembangan terakhir seputar pemilihan Wakil Bupati‎ Lampung Utara, Rabu, 8 Desember 2021.
Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Bupati Budi Utomo sepertinya memang lebih nyaman sendiri tanpa didampingi oleh seorang wakil bupati. Buktinya, yang bersangkutan hanya menunggu tanpa mau mempertanyakan perkembangan seputar calon wakil bupati pada partai politik pengusungnya.

“Saya (hanya) tinggal menunggu usulan dari empat partai politik pengusung untuk disampaikan ke DPRD Lampung Utara,” kata Bupati Budi Utomo, Rabu (8/12/2021).

Orang nomor satu di Lampung Utara ini beralasan, langkah ini dilakukannya karena tak ingin melakukan intervensi pada partai politik pengusungnya. Intervensi seputar calon wakil bupati juga tidak dibenarkan dalam undang – undang yang ada.

Kondisi ini berbeda dengan zamannya Agung Ilmu Mangkunegara‎ saat menjabat sebagai Bupati Lampung Utara. Kala itu, AIM diperbolehkan melakukan intervensi untuk menentukan siapa sosok yang akan mendampinginya.

“Kalau seperti pak Agung lalu, dia (diperbolehkan oleh Peraturan Pemerintah Penganti Undang – Undang. Dia bisa intervensi langsung memilih Sri Widodo,” kelitnya.

Saat ditanya apakah tetap tak akan melakukan intervensi di masa mendatang karena sampai saat ini pun, proses penggodokan dua nama calo‎n pendampingnya masih tak terdengar gaungnya di tingkat parpol pengusung, Budi bersikeras tak akan melakukan hal itu. Jika sebelumnya berdalih karena intervensi dilarang dalam aturan, kali ini, ia beralasan tak ingin menyinggung perasaan para petinggi parpol pengusungnya.

“Nanti orang tersinggung pula kalau kejar – kejar (terus soal dua nama calon wakil bupati)” dalih dia.

Kendati demikian, Budi mengatakan, jalinan komunikasi dengan partai politik pengusungnya. Langkah Itu memang harus dilakukannya selaku pembina partai politik di Lampung Utara.

“Saya terus berkomunikasi dengan sebagai pembina partai politik,”‎ katanya.

Sebelumnya, terkait Pilwabup, langkah yang telah dilakukan oleh pihak pemkab maupun DPRD Lampung Utara adalah menyiapkan alokasi anggaran Pilwabu sebesar Rp5,5 miliar, penetapan peraturan DPRD tentang Pilwabup, dan pembentukan Panitia Pemilihan Wakil Bupati. Panitia Pilwabup sendiri dibentuk pada 27 September lalu.