Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Bupati Budi Utomo Terancam Dicopot dari Jabatannya

Bupati Budi Utomo Terancam Dicopot dari Jabatannya

1458
BERBAGI
Para pejabat terlihat berjubel di depan pintu masuk ruang pelantikan pejabat eselon Pemkab Lampung Utara, Rabu siang (30/12/2020).
Para pejabat terlihat berjubel di depan pintu masuk ruang pelantikan pejabat eselon Pemkab Lampung Utara, Rabu siang (30/12/2020).

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–Bupati Budi Utomo berpotensi dicopot dari jabatannya karena bawahannya tidak terlalu ketat dalam menerapkan protokol kesehatan saat acara pelantikan para pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Utara, Rabu siang (30/12/2020).

Ancaman pencopotan jabatan seorang kepala daerah itu diatur dalam butir keempat pada Instruksi ‎Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penegakan Protokol Kesehatan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Hasil pantauan di lokasi sebelum pelantikan, puluhan pejabat Lampung Utara termasuk pihak lainnya terlihat berjubel di depan pintu masuk aula Tapis kantor Pemkab sekitar pukul 14.30 WIB. Para pejabat juga terlihat berdesak – desakan untuk masuk ke dalam ruangan.

Kondisi itu jelas bertentangan dengan butir kesatu dalam Inmen butir kesatu. Pada butir kesatu itu ditegaskan bahwa ‎kepala daerah wajib menegakkan secara konsisten protokol kesehatan Covid-19 guna mencegah penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing berupa memakai masker, mencuci tangan dengan benar, menjaga jarak, dan mencegah terjadinya kerumunan yang berpotensi melanggar protokol tersebut.

Kerumunan para pejabat itu terjadi saat proses gladi resik atau pengambil sumpah berlangsung. Jarak mereka terlihat sangat berdekat – dekatan. Proses pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Bupati Budi Utomo. Kondisi itu kian diperparah karena jumlah pej‎abat yang akan dilantik mencapai 158 orang. Ruangan itu terlihat sesak dengan para para pejabat.

pelantikan para pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Utara, Rabu siang (30/12/2020).
Pelantikan para pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Utara, Rabu siang (30/12/2020).

Suasana dalam pelantikan itu juga tidak sesuai dengan butir ketiga dalam Inmen. Butir itu menyebutkan bahwa kepala daerah sebagai pemimpin tertinggi pemerintah di daerah masing-masing harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19, termasuk tidak ikut dalam kerumunan yang berpotensi melanggar protokol kesehatan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Promosi, Mutasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Lampung Utara, Hendri Dunant mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya maksimal untuk mematuhi Inmen tersebut. Protokol kesehatan seperti penggunaan masker, hand sanitizer, periksa suhu tubuh telah mereka terapkan.

Kendati demikian, ia tak menampik jika protokol kesehatan yang mereka terapkan berjalan kurang maksimal. Hal itulah yang menyebabkan protokol kesehatan khususnya menjaga jarak terlihat tidak terlalu ketat saat acara pelantikan.

‎”Hal ini akan menjadi masukan yang baik ke depan, dan akan kami tingkatkan lebih maksimal lagi dalam setiap kegiatan,” akuinya.‎

Dalam pelantikan kali ini, Bupati Budi Utomo melantik setidaknya 158 pejabat. Rinciannya, 7 pejabat eselon II, 88 pejabat eselon III, dan 63 pejabat eselon IV.