Beranda Ruwa Jurai Pesawaran Bupati Dendi Ramadhona Kenalkan Program Inovasi GADIS di IDF

Bupati Dendi Ramadhona Kenalkan Program Inovasi GADIS di IDF

308
BERBAGI
Bupati Dendi Ramadona di IDF 2018

TERASLAMPUNG.COM — Bupati Pesawaran Dendi Romadona memperkenalkan Program Inovasi Gerakan Desa Ikut Sejahtera (GADIS) pada Indonesia Development Forum (IDF) yang di gagas oleh Kementrian PPN – Bappenas RI, di Hotel Ritz Carlton Jakarta,  10 – 11 Juli 2018.

Pada forum itu Dendi Ramadhona hadir sebagai pembicara yang bertajuk “Inovasi Tata Kelola Pemerintahan dan Pembangunan Daerah”, forum IDF ini di hadiri sekitar 700 orang dengan latar belakang pemerintahan, akademisi, peneliti, swasta, investor, serta media.

Forum ini sendiri membahas bagaimana mengatasi ketimpangan wilayah di Indonesia.

Menurut Dendi, Program Gerakan Desa Ikut Sejahtera (GADIS) merupakan inovasi yang mengutamakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa bisa terwujud.

“Inovasi ini mengedepankan bagaimana produk unggulan dan basis produksi desa bisa diajak bekerjasama untuk lebih berkembang berdasarkan kondisi potensi pasar dari masing masing desa,,” kata Dendi.

Dendi memaparkan, Progam GADIS berjalan berdasarkan skema supervise, fasilitator, verifikasi, penyertaan modal, monitoring,  dan evaluasi.

“Ini merupakan sebuah skema inovasi yang mendorong kualifikasi peningkatan kompetensi kompetisi BUMDES dan potensi ekonomi masyarakat desa,” kata dia.

Beberapa dukungan program gadis sendiri telah dilakukan pada sektor-sektor perbaikan infrastruktur wisata, penyertaan modal BUMDES, inkubasi usahanya.

“Adapun yang kami lakukan adalah, seperti bantuan kapal, alat snorkeling di bumdes pahawang, perbaikan jalan menuju air terjun anglo desa gunung rejo, penyertaan modal dan inkubasi bisnis air mineral di desa mulyosari, penguatan modal dalam pengolah biji cokelat di Desa Wiyono dan Gunung Rejo, penguatan modal pengolahan batu fosil di Wates, Way Ratai, dan penguatan modal kerajinan tangan kain tapis di Desa Negeri Katon,” tandasnya.

“Selain itu, penguatan lembaga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan basis aplikasi, telah kami lakukan di Desa Hanur. Dengan program GADIS, wilayah desa-desa tersebut berkembang berubah menjadi berprestasi,”imbuhnya.

Beberapa prestasi yang diraih desa-desa di Kabupaten Pesawaran antara lain: Desa Hanura menjadi pelopor desa IT dengan inovasi pelayanan berbasis IT, Desa Gunung Rejo menjadi desa terbaik nasional untuk regional Sumatera tahun 2017, Desa Mulyosari menerima penghargaan pakarti Utama tahun 2017, desa Sinar Jati meraih penghargaan Pkarti Utama pada.

Dalam forum tersebut, Dendi mengajak semua pemangku kepentungan (stakeholder) yang terkait bisa bekerja sama dengan Pemkab Pesawaran yang akan membuka pintu seluasnya selama kerjasama tersebut berlaku sama-sama menang.

Menurut Dendi, kerjasama yang sangat diharapkan oleh Pemkab esawaran adalah kerjasama inkubasi bisnis, akses permodalan, akses pemasaran yang terintegrasi agar pemberdayaan ekonomi masyarakat desa bisa bergerak bersama dengan kemajuan warga desanya.

“Kami menyadari sebagus apa pun program inovasi tanpa adanya dukungan semua pihak terkait hingga bisa memiliki daya jual yang tinggi tidak akan belangsung lama keberlanjutannya. Kami terbuka untuk menjalin kerjasama dengan pihak asing yang dapat dengan cepat mengembangkan potensi desa hingga masyarakat desa dapat sejahtera, tenang dan senang,” tandasnya.

Senada dengan kegiatan tersebut, Saifuddin, Kepala Desa Mulyo sari, Kecamatan Way Ratai, berharap  program inovasi GADIS yang digagas oleh Bupati Pesawaran ini bisa terus dilanjutkan.

“Harus dilanjutkan agar mendorong kemajuan ekonomi desa dengan berbasis produk unggulan yang ada di desa,” katanya.