Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan Bupati Lamsel Minta Pengusaha Tambak Gotong Royong Perbaiki Tanggul Jebol

Bupati Lamsel Minta Pengusaha Tambak Gotong Royong Perbaiki Tanggul Jebol

237
BERBAGI
Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meninjau tanggul yang jebol di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kamis pagi (25/6/2020).
Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meninjau tanggul yang jebol di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kamis pagi (25/6/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Bupati Lampung Selata Nanang Ermanto didampigi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syahroni meninjau tanggul yang jebol di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kamis pagi (25/6/2020).

Jebolnya tanggul tersebut disebabkan curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir sehingga mengakibatkan meluapnya Sungai Way Sekampung disertai air laut yang juga pasang.

Nanang mengatakan meluapnya air Sungai Way Sekampung disebabkan aliran sungai yang mengalami pendangkalan.

“Tadi (sudah) keliling lihat tanggul dan keadaan lingkungan desa. Disni air lebih tinggi daripada badan jalan,” ujar Nanang.

Menurutnya, ia meninjau tanggul untuk melihat secara langsung jeobolnya tanggul tersebut. Sebab akan berdampak terhadap masyarakat sekitar.

“Sudah seharusnya pemimpin itu hadir di tengah-tengah masyarakat. Saya tidak biasa hanya menerima laporan tanpa mengecek langsung ke lapangan,” imbuh Nanang.

Nanang mengaku banyak hambatan dan cobaan yang ia lalui selama kurun waktu 2 tahun menjadi Pelaksana tugas bupati. Mulai dari tsunami birokrasi, banjir bandang, hingga tsunami yang terjadi pada akhir Desember tahun 2018 lalu.

“Semua itu dapat dilalui berkat kebersamaan, gotong royong dan kerja keras semua pihak,” kata dia.

Dengan semangat kebersamaan, Nanang berjanji secepatnya akan memperbaiki tanggul tersebut. Untuk itu, dia meminta para pengusaha tambak, terutama yang berasal dari luar daerah untuk dapat bergotong royong bahu membahu memperbaiki lingkungan

“Memang seharusnya mereka membangun wilayah di sekitar tempat usahanya. Jangan hanya ingin mengambil keuntungannya saja. Dimana rasa keadilan mereka kepada masyarakat sekitar lingkungan,” katanya.

Loading...