Beranda Ruwa Jurai Lampung Tengah Bupati Mustafa Dorong Terbentuknya Wisata Religi dan Wisata Tani di Seputih Raman

Bupati Mustafa Dorong Terbentuknya Wisata Religi dan Wisata Tani di Seputih Raman

476
BERBAGI
Bupati Mustafa berbicara soal potensi wisata religi dan wisata tani di Kecamatan Seputih Raman, Sabtu (18/3/2017).

TERASLAMPUNG.COM — Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tiap kecamatan di Lampung Tengah, Bupati Mustafa mendukung terbentuknya wisata religius dan wisata tani di Kecamatan Seputihraman. Menurut Mustafa, kekuatan dan keunggulan dan keunikan tiap-tiap daerah kecamatan harus ditonjolkan sehingga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga setempat.

“Seputihraman memiliki keunikan tersendiri dibandingan kecamatan-kecamatan di Lampung Tengah. Salah satunya keberagaman agama yang begitu kental, semua agama ada disini. Tentunya ini menjadi potensi yang perlu dikembangkan, karenanya saya sangat mendukung pencanangan wisata religius di Seputihraman,” kata Bupati Mustafa ketika diskusi dan serap aspirasi bersama warga di Kecamatan Seputihraman, Sabtu, 19/3/2017.

Mustafa mengatakan, wisata tani cocok dikembangkan di Lamteng khususnya di Seputih Raman karena secara demografis Seputih Raman aalah daerah pertanian.

“Sebanyak 70 persen masyarakat kita adalah petani. Saya rasa konsep wisata tani sangat cocok jika diterapkan di Lampung Tengah, khususnya Seputihraman. Mudah-mudahan konsep ini bisa memperkuat sektor pertanian kita, bisa lebih maju dan petaninya sejahtera,” imbuh dia.

Sementara itu Camat Seputihraman I Nyoman Gunadi mengatakan keberagaman agama di Seputihraman menjadi daya tarik tersendiri yang dapat dikembangkan sebagai wisata religi.

“Di sini kental dengan agama Hindu, begitu juga dengan Islam dan kristiani. Kami bisa hidup berdampingan dengan baik. Ini adalah potensi yang perlu dikembangkan,” jelas Nyoman.

Sementara wisata tani, Nyoman menjelaskan setiap kepala keluarga wajib membudidayakan 25 jenis tanaman mulai dari sayuran, bumbu dan obat-obatan. Nantinya masyarakat luar yang berkunjung ke Seputihraman akan disambut dengan tanaman, sayuran, agroponik dan lainnya.

“Mereka nantinya akan didampingi para penyuluh, kelompok tani dan tenaga-tenaga yang memang ahli di bidang pertanian. Dengan wisata tani mudah-mudahan potensi pertanian di Seputihraman terdongkrak dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” pungkasnya.

Jika wisata tani dan wisata religi ini di level kecamatan ini terwujud diharapkan bisa memacu daerah lain untuk bisa menonjolkan dan menjual potensi unggulannya.

BACA: Mengenal Ovop, Konsep Ekonomi Rakyat yang Mirip OK OCE dan Jakarta Creative Hub