Bupati Probolinggo Terkena OTT KPK, Rp360 Juta Disita

  • Bagikan
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. Twitter
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. Twitter

TERASLAMPUNG.COM — Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi, Senin dini hari (30/8/2021). KPK menyita barang bukti uang senilai Rp 360 juta terkait dugaan jual beli jabatan kepala desa.

“Benar, informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur,” kata Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri.

KPK juga dikabarkan memeriksa 10 orang lainnya, termasuk suami Bupati Probolinggi, Hasan Aminuddin. Hasan adalah anggota DPR RI. Mereka dibawa ke Polda Jawa Timur untuk diperiksa sebelum dibawa ke Kantor KPK di Jakarta.

Ali Fikri mengaku belum bisa menjelaskan soal  kronologi kasus, pihak yang terlibat, dan barang bukti yang disita.

“Tim penyidik masih bekerja. Nanti perkembangannya akan kami sampaikan,” katanya.

Berdasarkan data di KPK, Puput terakhir melaporkan harta kekayaannya pada Februari 2021. Hartanya terdiri dari 10 bidang tanah dan bangunan di Kota Probolinggo. Harta itu ditaksir senilai Rp 2,1 miliar.

Selanjutnya, dia memiliki harta mobil Nissan Juke seharga Rp 100 juta. Harta bergerak lainnya Rp 797 juta, surat berharga Rp 4,5 miliar dan kas Rp 2,4 miliar. Sehingga total kekayaannya ditaksir mencapai Rp 10 miliar.

Harta Bupati Probolinggo itu meningkat hampir tiga miliar rupiah. Sebab pada 2019 dia melaporkan memiliki harta sebanyak Rp 7,4 miliar. Saat baru mencalonkan diri menjadi calon bupati inkumben pada 2017, harta Puput Tantriana Sari sebanyak Rp 6,5 miliar.

 

  • Bagikan