Beranda Hukum Korupsi Bupati Tanggamus Nonaktif Berikan Ongkos Kunker Anggota DPRD Rp 2 Juta

Bupati Tanggamus Nonaktif Berikan Ongkos Kunker Anggota DPRD Rp 2 Juta

253
BERBAGI
Bambang Kurniawan (baju merah) memasuki ruangan sidang tipikor PN Tanjungkarang, Senin (13/3/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Sidang dakwaan Bambang Kurniawan (49), Bupati Tanggamus non aktif terkait kasus gratifikasi di Pengadilan Tindak Pidana Korupisi (Tipikor) Pengadilan Negeri, Senin (13/3/2017) terungkap bahwa Bambang pernah memberikan uang kepada para anggota DPRD Tanggamus.

Uang dengan total senilai Rp 125 jutu, diberikan Bambang ke anggota DPRD Tanggamus melalui Kabag Pemerintahan Bayu Mahardika, setelah pengesahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2016.

Pada saat itu, Bambang Kurniawan menandatangani kesepakatan dengan DPRD mengenai pengesahan KUA-PPAS Tahun 2016, pada (3/11/2016) lalu. Setelah pengesahan KUA-PPAS, Bambang memanggil Bayu Mahardika selaku Kabag Umum Pemerintahan Tanggamus ke rumah Bambang, pada (5/11/2016) lalu.

Di rumahnya tersebut, Bambang memberikan uang senilai Rp 125 juta ke Bayu Mahardika untuk dibagikan ke para anggota DPRD Tanggamus, yang saat itu sedang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Jakarta dan Bandung, Jawa Barat.

Dari jumlah uang sebesar Rp 125 juta tersebut, masing masing anggota DPRD Tanggamus mendapatkan uang senilai Rp 2 juta. Sedangkan untuk pimpinan Rp 5 juta, ketua fraksi Rp 4 juta dan semua anggota fraksi dari PDI Perjuangan mendapatkan sebesar Rp 4 juta.

Bayu Mahardika memberikan uang tersebut kepada anggota komisi I, II dan IV di tiga hotel di Jakarta. Yakni Hotel Jayakarta, Hotel Spark dan Hotel Mercure. Kemudian untuk anggota komisi IV yang melakukan kunker ke Bandung, Jawa Barat. Bayu Mahardika memberikan uangnya, saat di Kantor DPRD Tanggamus pada (9/11/2016) lalu.