Beranda Hukum Kriminal Buron Kasus Penodongan, Warga Tanggamus Dibekuk di Jakarta

Buron Kasus Penodongan, Warga Tanggamus Dibekuk di Jakarta

888
BERBAGI
Tersangka HY (22), buronan curas saat diamankan tim gabungan Tekab 308 Polres Tanggamus bersama Jatanras Polres Tangerang Selatan dan Polsek Cimanggis. Polisi menangkap tersangka di perumahan Raffles Hills Cibubur, Jakarta Timur. (foto Humas Polres Tanggamus)
Tersangka HY (22), buronan curas saat diamankan tim gabungan Tekab 308 Polres Tanggamus bersama Jatanras Polres Tangerang Selatan dan Polsek Cimanggis. Polisi menangkap tersangka di perumahan Raffles Hills Cibubur, Jakarta Timur. (foto Humas Polres Tanggamus)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TANGGAMUS — Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus dibantu Jatanras Polres Tangerang Selatan dan Polsek Cimanggis, membekuk  HY (22), warga Pekon Umbul Buah, Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus yang menjadi buron kasus penjambretan, di Perumahan Raffles Hills Cibubur, Jakarta Timur, pada Jumat 6 April 2018 lalu.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Devi Sujana mengatakan, penangkapan tersangka HY berawal dari informasi bahwa tersangka HY yang sudah sejak satu tahun buron bekerja di salah satu perumahan di daerah Cibubur, Jakarta Timur sebagai petugas keamanan (Satpam).

Dari informasi itu, kata Devi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan dan juga Polsek Cimanggis melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka, Jumat 6 April 2018.

“Tersangka berhasil kami tangkap saat sedang bekerja di Perumahan Raffles Hills Cibubur,”ujarnya, Minggu 8 April 2018.

Devi mengungkapkan, penangkapan tersangka HY, berdasarkan atas laporan korban Rendi saputra (19), warga Pekon Sidomulyo, Kecamatan Sumberejo, Tanggamus.

Dalam lapornannya, korban mengaku ditodong senjata tajam oleh tersangka HY bersama kelima pelaku lainnya saat korban sedang berada di Pantai Batu Balai, Kota Agung Timur, pada 28 Juni 2017 silam.

“Tersangka HY dan komplotannya merampas dompet berisi uang tunai, tiga unit ponsel merk Oppo type A37, Xiomi, dan Nokia milik korban,”ungkapnya.

Selain merampas barang-barang berharga milik korban, kata Devi, tersangka HY merampas kunci kontak sepeda motor korban, lalu tersangka membuangnya agar korban tidak dapat mengejar.

Devi mengutarakan, dari pengakuan tersangka HY, selama tahun 2017 tersangka dan komplotannya sudah empat kali beraksi melakukan pencurian dengan kekerasan di lokasi berbeda di wilayah hukum Polre Tanggamus. Yakni di Pantai Pihabung, seputar gedung PKK kompleks Pemkab Tanggamus, di areal parkiran gedung DPRD Tanggamus dan terahir di Pantai Batu Balai.

“Sasaran tersangka merampas ponsel korban, alasannya kerana ponsel lebih mudah disimpan dan cepat dijualnya. Uang hasil penjualan barang curian, digunakan tersangka untuk poya-poya membeli minuman keras dan lainnya bersama teman-temannya,”terangnya.

Loading...