Beranda Hukum Kriminal Buron Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Tulangbawang Roboh Ditembak Polisi

Buron Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Tulangbawang Roboh Ditembak Polisi

234
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin|Teraslampung.com

MENGGALA–Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsek Gunungterang dan Polres Tulangbawang, melumpuhkan salah satu buronan pencurian spesialis rumah kosong dengan tembakan di kaki. Polisi menangkap tersangka di Kampung Cahayamas, Mesuji, OKI, Sumatera Selatan, Minggu (16/7/2017) pagi lalu sekitar pukul 05.00 WIB.

Tersangka buronan yang ditangkap tersebut adalah berinisial TW alias K (29), warga Kampung Negarasakti, Pakuanratu, Way Kanan tersebut,

Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadi Wibowo mengatakan, tersangka TW ini, merupakan buronan (DPO) kasus pencurian modus bobol rumah kosong di beberapa TKP di wilayah hukum Polres Tulangbawang.

Petugas menangkap tersangka, di tempat persembunyianya di daerah Kampung Cahayamas, Mesuji, OKI, Sumatera Selatan, Minggu (16/7/2017) lalu.

Saat akan ditangkap, kata Raswanto, tersangka TW melawan petugas dan berusaha melarikan diri. Meski sudah diberikan tembakan peringatan, tapi tidak diindahkan. Petugas mengambil tindakan tegas, melumpuhkan TW dengan timah panas.

“Karena ada perlawan dan tersangka juga berusaha melarikan diri, petugas melumpuhkan TW dengan timah panas di betis kaki kanannya,”ujarnya, Senin (17/7/2017).

Menurutnya, tersangka TW merupakan salah satu pelaku spesialis pencurian rumah kosong, yang selama ini buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Tersangka buron selama dua pekan, penangkapan TW sudah menjadi target operasi (TO),”ungkapnya.

Mantan Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Lampung ini mengutarakan, tersangka TW melakukan aksi pencurian bersama temannya berinisial DS (23) yang lebih dulu ditangkap petugas di Tiyuh Sukajaya, Kecamatan Gunung Agung, Tulangbawang Barat, Selasa (4/7/2017) lalu.

“Berdasarkan catatan kepolisian, TW dan DS sudah empat kali melakukan pencurian. Tiga TKP di wilayah hukum Polsek Gunungterang, lalu satu TKP pencurian lagi di wilayah hukum Polsek Lambukibang,”terangnya.

Dikatakannya, saat ini tersangka sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, untuk mengungkap adanya TKP lain yang dilakukan tersangka.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat TW dengan Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian dan Pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun.