Buru DPO Kasus Narkoba, 30 Personel Gerebek Kampung Kejadian

  • Bagikan

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Polisi saat melakukan penggerebegan bandar narkoba di Sukajawa, Kaliawi, Bandarlampung, 28 Mei 2014 lalu.

BANDARLAMPUNG-Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung melakukan penggerebekan di Kampung Kejadian, Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Senin (8/12) sekitar pukul 12.00WIB. Sebanyak 30 personel Ditnarkoba diterjunkan untuk menangkap pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Namun, dalam penggerebekan tersebut petugas tidak berhasil menangkap para buron. Diduga penggerebekan tersebut sudah bocor. Rumah yang sudah menjadi target didapati kosong.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Teraslampung.com , sebelum melakukan penggerebekan tersebut, Ditnarkoba Polda Lampung mendapat informasi jika para pelaku yang sempat kabur dalam penggerebekan pada Jumat (27/6) lalu kembali kembali kerumahnya di Kampung Kejadian, Tegineneng, Pesawaran. Namun, saat dilakukan penggerebekan kembali di dua rumah yang sudah menjadi target operasi, kondisi rumah tersebut sudah kosong dan tidak berpenghuni.

Direktur Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Edi Swasono saat dikonfirmasi membenarkan penggerebekan tersebut. “Ya benar, tadi (kemarin) melakukan penggrebekan di Kampung Kejadian, Tegineneng Pesawaran. Saya mendapat informasi kalau para DPO itu awalnya sudah kembali ke Kampungnya, karena pada waktu penggrebekan sebelumnya, para DPO itu berhasil kabur,” kata Edi saat dihubungi, Senin (8/12).

Atas informasi itu, sambungnya, ia langsung memerintahkan anggotanya dari Subdit I,II dan III untuk melakukan penggrebekan kembali di kampung tersebut dan menangkap para DPO dengan mengerahkan sekitar 30 personil. Namun, sesampai dilokasi, petugas tidak menemukan para tersangka yang sudah menjadi target operasi (TO).

“Saya langsung perintahkan anggota untuk segera menangkap para DPO. Tapi rumah yang digerebek sudah tidak ada penghuni, kemungkinan besar penggerebekan itu sudah bocor,” ujar mantan Wadir Krimsus Polda Lampung.

Akan tetapi, Edi Swasono menjelaskan, identitas para tersangka sudah dapat diketahui. “Ada sekitar empat orang yang menjadi DPO kami, termasuk salah satunya istri dari tersangka berinisial H yang sebelumnya sudah tertangkap dalam penggerebekan pertama,” jelasnya.

Menurutnya, Kampung Kejadian tersebut diduga sebagai sarana transit barang haram (narkoba) dari Kabupaten dan Provinsi lain. “Banyak barang seperti sabu, ganja dan ekstasi yang memang sengaja dititipkan ke Kampung tersebut karena kan memang tempatnya strategis yang merupakan jalan lintas Sumatera, kebanyakan barang itu dari Aceh,” terangnya.

Ia mengakui, bukan hanya di Kampung itu saja yang menjadi sasaran operasi penggerebekan, melainkan masih ada daerah lain yang akan dilakukan penggerebekan.”Masih ada Kampung lain, mungkin dalam waktu dekat akan kami lakukan penggerebekan. Saya tidak bisa sebutkan dimana daerah itu, nanti bocor,” tandasnya.

Baca: “Perang Narkoba” di Kampung Sukajawa
Baca Juga: Buru Bandar Narkoba, Polresta Bentuk Tim Gabungan

  • Bagikan