Buru Para Pengedar Narkoba, Tim Gabungan Kembali Gerebek Kampung Tanah Miring Kotabumi

Barang bukti hasil penggerebekan di kampung Tanah Miring, Kota Alam, Kotabumi Selatan, Rabu (25/32015) pagi.
Bagikan/Suka/Tweet:

TIM TERASLAMPUNG.COM

Kotabumi–Untuk kali kedua, Polres dan Kodim 0412 Lampung Utara (Lampura) menggrebek Kampung Tanah Miring, Kelurahan Kota Alam, Kotabumi Selatan, Rabu (25/3) sekitar pukul 07:30 WIB.

Dalam penggrebekan “Kampung Ambonn”-nya Lampura tersebut, pihak aparat melakukan penyisiran (sweeping) terhadap puluhan rumah warga yang diduga terlibat dalam ‘transaksi’ narkoba. Belum diketahui pasti berapa banyak tersangka dan barang bukti narkoba yang berhasil diamankan dalam penggrebekan besar – besaran itu. Namun berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pihak aparat mengamankan satu orang dengan inisial T yang diduga kuat terlibat dalam peredaran narkoba.

Selain mengamankan satu orang itu, aparat juga menyita sedikitnya 4 pucuk senjata api rakitan, 4 unit motor, belasan senjata tajam, bagian – bagian motor yang seperti velg motor, spion, dan sejumlah plat nomot. Operasi besar – besaran ini sendiri berakhir sekitar pukul 09:00 WIB.

“Operasi ini sudah yang kedua kalinya. (Selain mengamankan tersangka), kita juga menemukan 4 senjata api rakitan dalam operasi kali ini,” tegas Wakil Kepala Polres Lampura, Kompol. Deden Heksaputra Sanusi sesaat seusai operasi di lokasi.

Penggerebekan di Kampung Tanah Miring, Kota Alam, Kotabumi Selatan pada Rabu pagi (25/3).

Kampung Tanah Miring, kata orang nomor dua di Polres itu, telah lama dikenal sebagai pusat peredaran narkotika di Lampura dan bahkan terbesar seantero Lampung. Hal inilah yang mendasari pihaknya kembali menggerebek kampung tersebut guna memutus mata rantai peredaran narkoba di Lampura.

“(Operasi) ini sudah yang kedua kalinya. Dari dulu (kampung) Tanah Miring terkenal pusat narkoba terbesar di propinsi Lampung makanya kita men-sweeping dari rumah ke rumah dan tak satu pun yang terlewat,” paparnya.

Di tempat yang sama, Joni, warga sekitar membenarkan, dalam penggerebekan besar – besaran kali ini, pihak aparat mengamankan satu orang. “Satu orang yang diamankan dalam penggerebekan ini,” kata dia.