Beranda News Pelayanan Publik Busyet, Malam Takbiran pun PLN Lampung Lakukan Pemadaman Listrik

Busyet, Malam Takbiran pun PLN Lampung Lakukan Pemadaman Listrik

648
BERBAGI
Iustrasi pemadaman listrik bergilir

 TERASLAMPUNG.COM — Perusahan Listrik Negara (PLN) Lampung kembali melakukan pemadaman listrik di sekitar wilayah  Kecamatan Jati Agung, Jatimulyo, Karang Anyar, dan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Arunyamnya, pemadaman listrik dilakukan PLN saat umat Islam sedang takbiran untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1436 H.

Pemadaman listrik ini terjadi pukul 19.00 hingga berita ini diturunkan (Pukul 23.44 WIB). Banyak masyarakat kecewa, lantaran dalam pekan ini sudah kedua kalinya dan tidak pernah mendapat pemberitahuan tentang pemadaman listrik bergilir.

Piki (25) Warga Karang Anyar mengaku kecewa PLN sering melakukan pemadaman di daerahnya.

“Ini sudah kedua kalinya. Masa sering banget PLN melakukan pemadaman. PLN maunya enaknya saja. Kalau mematikan aliran listrik sesukanya. Giliran pelanggan telat bayar tagihan alirqn listrik langsung dicabut.mengaku dalam melakukan

Menurut Piki, seharusnya PLN tidak semena-sema dan meberikan hak kepada konssumen. Misalnya hak untuk mendapatkan pengurangan jumlah pembayaran tagihan jika listrik sering mati.

“Aneh,  kan pas waktu bayar, saya tidak pernah telat. Tapi hak kita selalu dikesampingkan sama PLN. Kalau memadamkan juga enggak ingat waktu. Sekarang kan lumat Islam sedang takbiran mau merayakan Idul Adha,” katanya.

Keluhan juga diungkapkan Marlin, 47, warga Jl. Tirtayasa Bandarlampung. Menurut Marlin, ia hampir celaka gara-gara melintas di Jl. Soekarno Hatta (by pass) di bawah jembatan layang yang menghubungkan Jl. Antasari dengan Jl. Tirtayasa.

“Karena listrik padam, maka lampu lalu lintas tidak berfungsi. Bus dan truk semuanya ngebut. Saya myaris tertabrak,” katanya.

Menyikapi hal tersebut Anggota DPRD Lampung dari PKB Noverisman Subing berharap PLN harus transparan. Ia meminta dalam melakukan pemadaman perlu dilakukan pemberitahuan.

“Meski memang dilakukan pemberitahuan. Tapi selama ini warga mengeluh karena tak pernah mendapat informasi. PLN harus bisa mempertanggungjawabkan keluhan masyarakat ini. Kita tahu listrik merupahkan kebutuhan, kalau padam begini semua masyarakat menjadi beban,” paparnya.

Pemadaman listrik sebetulnya tidak hanya dialami warga Lampung Selatan. Warga seluruh wilayah di Lampung juga terlalu sering mengalami listrik padam. Sementara itu, PLN tidak pernah memberikan penjelasan secara transparan kenapa listrik padam. Penjelasan hanya diberikan sesekali waktu. Yakni ketika PLTU Tarahan mengajalqmi kerusakan.

Mas Alina Arifin