Beranda Hukum Kriminal Butuh Biaya Sekolah Anak, Peri Nekat Mencuri

Butuh Biaya Sekolah Anak, Peri Nekat Mencuri

201
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Kapolsekta Tanjungkarang Barat Kompol Heru Adrian menunjukkan barang hasil curian yang disita dari tangan Peri dan Devri, Senin (15/6/2015).

BANDARLAMPUNG-Petugas Unit Reskrim Polsekta Tanjungkarang Barat, menangkap dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), Periyanto alias Peri (38) dan Devriyanto (30), warga Jalan Pulau Buton Gang Puhung, Kelurahan Jagabaya II, Wayhalim, Bandarlampung, Sabtu (13/6) sekitar pukul 10.00 WIB.

Periyanto,  buruh bangunan mengatakan, dirinya mencu  bersama Devriyanto karena butuh uang untuk biaya anaknya yang akan masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ia mengaku baru sekali mencuri.

“Saat itu memang saya bener-bener lagi butuh uang buat anak yang mau masuk sekolah SMP. Karena saya nggak punya uang, kerja jadi kuli bangunan gak cukup uangnya makanya saya mau ajakan Devri untuk mencuri,”ungkapnya di Mapolsekta.

Dikatakannya, yang merencanakan pencurian adalah Devriyanto. Sebelum melakukan pencurian, ia dan Devri berkeliling dulu menggunakan sepeda motor untuk mencari calon target korbannya. Devri melihat ada rumah yang pintunya sedang terbuka, lalu ia disuruh turun dari motor dan masuk kedalam rumah tersebut untuk mencuri.

“Sebelum masuk, saya pura-pura bertanya nyari kawan, karena tidak ada jawaban saya langsung masuk rumah mengambil barang milik korban yang berada di dalam kamar. Sementara Devri di luar rumah mengawasi keadaan sekitar. Barang yang saya ambi antara lain HP dan dompet berisi uang  Rp 500 ribu,”kata dia.

Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Heru Adrian mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban. Aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka  diketahui langsung oleh korban yang ketika itu baru keluar dari kamar mandi dan warga sekitar yang melihat keduanya kabur menggunakan sepeda motor.

“Korban dan warga setempat mengetahui ciri-ciri dari kedua pelaku, petugas lalu melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap keduanya saat sedang berada di rumahnya. Barang bukti hasil curian yang diamankan, dompet warna pink dan satu buah HP  merk Nokia C5,”kata Heru kepada wartawan, Jumat (12/6).

Saat menjalankan aksinya, Heru menjelaskan, kedua pelaku ini masuk kerumah korban di Jalan Kamboja, Gg Tewak V, Kelurahan Tanjungkarang Pusat, Enggal, ketika kondisi pintu rumah dalam keadaan terbuka.

Korban saat itu sedang berada didalam kamar mandi, memanfaatkan hal tersebut kedua pelaku langsung masuk kedalam kamar dan mengambil barang milik korban

“Saat melihat rumah korban  pintunya terbuka, mereka  berpura-pura bertanya mencari kawannya. Karena saat mengucapkan salam tidak ada sahutan dari pemilik rumah, tersangka lansung melakukan pencurian. Meeka mengaku baru sekali melakukan pencurian. Kasus ini masih kami kembangkan, dugaan sementara tersangka Devri ada beberapa TKP pencurian yang dilakukan tersangka dengan cara yang sama,”terangnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Loading...