Beranda Hukum Kriminal Cabuli Anak Berketerbelakangan Mental, Ketua RT Dipolisikan

Cabuli Anak Berketerbelakangan Mental, Ketua RT Dipolisikan

277
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Seorang remaja berketerbelakangan mental berinisial NL (14), warga Bandarlampung diduga kuat menjadi korban pencabulan Ketua RT bernisial MMF (65), warga Enggal, Bandarlampung. Akibat kejadian itu, orang tua korban melaporkan kasus pencabulan itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bandarlampung, Selasa (25/1/2017) lalu.

Saat ditemui di rumahnya, korban NL menceritakan bahwa dirinya tidak memahami kejadian yang dilakukan oleh MMF, seorang kakek yang akrab disapa dirinya dengan sebutan Papi tersebut.

NL mengaku, saat MMF berbuat buruk terhadapnya dirinya hanya menurut saja karena tidak tahu maksudnya. NL hanya megukuti perintah MMF saat kakek bejat itu menyuruhnya memegang kemaluannya.

NL mengaku, saat melakukan aksinya MMF memintanya agar tidak berteriak.

“Dada saya dipegang-pegang sama dia terus rambut dan pipi saya juga diciumi. Lalu anu saya juga dipegangi, dan tangan saya disuruh pegangi anunya dia dan saya disuruh tidak teriak,”ucapnya, Rabu (25/1/2017) sore.

Menurut NL, perbuatan Itu dilakukan MMF alias Papi, di warung kosong yang tidak terpakai yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya. Aksi pencabulan yang dilakukan MMF, bermula saat ia sedang bermain tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Dia (Papi) ini bilang cinta dan mau menikahi saya, lalu saya dikasih bunga merah,”ungkapnya.

PM (50), ibu kandung NL, mengaku dirinya tidak mengetahui kejadian pencabulan yang menimpa putrinya. Menurutnya, saat kejadian itu ia dan suaminya sedang berjualan nasi uduk di sekitaran Lapangan Saburai, Enggal. Sehingga putrinya NL, setiap pagi hingga sore berada dirumah menjaga adik-adiknya yang masih kecil.

“Sepulang saya dari berdagang, saya mendapat kabar dari tetangga bahwa anak saya NL diajak Papi (MMF) masuk ke dalam warung kosong yang tidak terpakai,”ujarnya.

Setelah mendapat kabar tersebut, kata PM, ia mencoba menanyakan kepada putrinya NL mengenai apa yang telah dilakukan oleh MMF alias Papi tersebut. Menurut cerita NL, bahwa MMF mengutarakan isi hatinya kepada anaknya yang polos itu. Bahkan MMF juga, telah melakukan perbuatan senonoh terhadap NL putrinya. Kejadian pencabulan itu, pada Senin (23/1/2017) lalu sekitar pukul 09.00 WIB.

“Ternyata benar, putri saya NL dirayu lalu diciumi pipinya, kemaluannya juga dipegang-pegang sama MMF ini. Pelaku juga bilang ke anak saya, katanya sayang dan cinta serta mau diajak menikah,”ungkapnya.

Setelah mendegar cerita anaknya telah dicabuli dengan pelaku MMF tersebut, selanjutnya ia melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Bandarlampung agar perbuatan bejat ketua RT berinisial MMF ini di proses secara hukum.

“Yang melaporkan kejadian itu ke Polisi, suami saya kemarin malam (Selasa, 24/1/2017). Anak saya juga sudah dilakukan visum,”jelasnya.

Menurutnya, sebelum dilaporkan ke polisi, pelaku sempat meminta ia dan suaminya tidak melaporkannya ke polisi. Karena dianggap pelaku, hal itu sebagai aib. Tapi ia dan suaminya, tetap melaporkan perbuatan pelaku itu ke polisi.