Beranda Headline Cabuli Dua Siswinya, Guru di Lampung Utara Ini Ditangkap Polisi

Cabuli Dua Siswinya, Guru di Lampung Utara Ini Ditangkap Polisi

3451
BERBAGI
AI, oknum guru honor yang diduga melakukan pencabulan kepada dua siswinya,diperiksa polisi, Selasa,9 Oktober 2018.(Foto: Teraslampung.com/Feaby Handana)
AI, oknum guru honor yang diduga melakukan pencabulan kepada dua siswinya,diperiksa polisi, Selasa,9 Oktober 2018.(Foto: Teraslampung.com/Feaby Handana)

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Bukannya menjadi teladan yang baik kepada anak didiknya, AI (34), oknum guru honor di SMP di Kecamatan Sungkai Utara, Lampung Utara malah diduga berbuat cabul pada dua siswinya.

Modusnya: berjanji akan memberikan nilai tinggi kepada sebut saja Bunga (17), dan Melati (14) jika menuruti semua keinginannya.

‎AI sempat berusaha kabur ke Provinsi Daerah Istimewa Aceh, namun berhasil ditangkap saat berada di kawasan Tugu Payan Mas, Kotabumi, Senin (8/10/2018).

“Pelaku AI kami amankan di sekitar Tugu Payan Mas saat akan kabur menuju Provinsi Aceh pada Senin malam,” terang Kapolsek Sungkai Utara, AKP Hadi Utomo kepada wartawan, Selasa (9/10/2018).

Pelaku AI yang berstatus guru honor SMP itu, menurut Perwira Pertama Polri ini, diamankan dengan sangkaan telah melakukan pencabulan terhadap dua siswinya. Perbuatan bejat pelaku baru terbongkar saat kedua siswi yang tak tahan dengan perlakuan pelaku melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

“Korban Bunga mengaku sudah tiga kali dicabuli. Aksi pencabulan terjadi sejak Agustus hingga September lalu,” jelasnya.

Tak jauh berbeda dengan Bunga, Melati korban lainnya mengaku telah menerima perlakuan cabul dari AI sejak Juni – September. Terhitung telah tujuh kali pelaku melakukan perbuatan tak senonoh kepada Melati.

“Aksi bejat pelaku dilakukan di rumah kawan pelaku,” tutur dia.

Di sisi lain, AI mengakui semua perbuatan tak senonoh yang dituduhkan padanya. Bahkan, menurutnya, ia sengaja memilih target – target yang berparas jelita untuk memuaskan nafsu bejatnya itu.

Ia memperdaya kedua korbannya dengan cara mengiming – imingi nilai bagus jika mau menuruti semua‎ permintaannya. Perbuatan cabul itu dilakukannya ke kediaman koleganya.

“Saya merayu mereka dengan akan memberikan nilai bagus. mereka saya cabuli di rumah kawan saya,” terangnya.

Loading...