Beranda Views How To Cara Jitu Keluar dari Grup Penyebar Link Video Porno

Cara Jitu Keluar dari Grup Penyebar Link Video Porno

1002
BERBAGI
Ilustrasi(Mashable)

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Jika akun Facebook Anda tiba-tiba menyebarluaskan tautan porno, Anda harus berhati-hati. Sebab, minimal citra diri Anda akan rusak. Anda bisa disangka oleh kawan-kawan Anda di Facebook dan kolega Anda di dunya nyata sebagai penyuka pornografi. Padahal, sebetulnya Anda tidak tahu-menahu.

Salah satu penyebab akun Facebook kita secara otomatis menyebarluaskan link porno dengan alamat website porno asal Vietnam, Thailand, atau Taiwan adalah karena akun kita sudah terinfeksi malware (virus) yang memang disebarluaskan secara masif. Penyebarnya sejauh ini bisa diidentifikasi sebagai jaringan pengelola grup-grup abal-abal dengan admin nama orang ‘berbau’ Vietnam. Mungkin saja nama itu palsu alias orang Indonesia yang seolah-olah menjadi orang Vietnam. Namun, apa pun itu, tetap sangat berbahaya. Sebab, kita secara tak sengaja bisa menyebarluaskan tautan porno.

Sebab itu, ada baiknya kita sendiri peduli terhadap akun Facebook kita. Ceklah akun Facebook kita apakah menjadi anggota grup esek-esek itu atau tidak.

Setelah dicek dan ternyata kita menjadi anggota puluhan grup  yang masif memasukkan pemilik akun Facebook seenaknya sendiri itu, maka kita harus lakukan penghapusan satu per satu.

Inilah caranya:

1. Masuk ke grup yang bersangkutan. Lihat bagian atas di tulisan “Anggota”. Klik tulisan “Anggota”.

Setelah muncul daftar anggota, lihatlah kolom bagian kanan. Masukkan nama Anda dan klik ‘cari anggota’. Jika nama Anda sudah muncul, akan tampak data kapan Anda dimasukkan ke grup dan siapa yang memasukkan Anda ke grup itu.

Catat baik-baik nama orang yang memasukkan Anda ke grup itu. Kalau sudah, pilihan tergantung Anda, apakah orang yang memasukkan Anda ke grup itu akan diblokir atau tidak. Kalau Anda mengenalnya dan merasa kasihan, coba kembali lihat kolom kanan bertuliskn ‘cari anggota’, lalu ketikkan nama teman Anda yang memasukkan Anda ke grup.Kalau nama teman Anda itu tidak ditemukan berarti dia sudah kelur dari grup sehingga tidak perlu Anda blokir.

Jika ternyata nama teman yang memasukkan Anda masih ditemukan di kolom pencarian berarti dia masih jadi anggota grup itu. Sampai di sini keputusan tergantung Anda: mau langsung diblokor atau Anda mau kasih tahu dia dan sarankan untuk keluar dari grup esek-esek itu.  Kalau Anda tidak kenal, lebih baik langsung diblok orang itu.

Namun, perlu diingat: jika kawan Anda itu tidak segera keluar dari grup itu, maka dalam hitungan jam saja akan berpeluang memasukkan Anda ke grup serupa. Artinya, daftar grup abal-abal yang Anda ikuti akan makin banyak.

2. Lihat bagian atas tengah grup yang ada tulisan “Bergabung”. Sorot bagian itu. Akan ada dua pilihan: “Berhenti Mengikuti” dan “Keluar Dari Gru”. Pertama silakan Anda klik “Berhenti Mengikuti”. Kemudian Anda klik keluar dari Grup. Jangan lupa centang kotak yang di sampingnya ada tulisan “Cegah orang lain memasukkan anda kembali masuk ke grup ini”. Lalu klik. Nah,  berarti Anda sudah keluar dari grup tersebut.

3. Laporkan grup tersebut ke Facebook sebagai konten memuat ‘spaa dan penipuan’ atau berisi spammalware atau pishing virus. Caranya: lihat bagian kanan atas yang ada tulisan “Bergabung”, “Bagikan”, “Pemberitahuan” dan tanda titik-titik (…..). Silakan Anda klik bagian tanda titik-titik. Di sana nanti akan ada pilihan “Laporkan Grup”. Nah, klik saja bagian itu dan pilihlah tulisan “Spam atau penipuan”. Anda juga bisa memilih klik “konten yang secara eksplisit memuat unsur seks”.

Kalau tahap-tahap tersebut Anda lakukan, insha Allah Anda akan terbebas dari virus yang disebarluaskan grup abal-abal sekaligus membantu orang lain terhindar dari virus. Nanti Anda akan mendapatkan pemberitahuan dari Facebook tentang tindakan  yang dilakukan Facebook. Namun, jangan terlalu berharap grup itu langsung ditutup Facebook, sebab biasanya Facebook akan sangat hati-hati.

Namun, jika Anda hanya keluar dari grup dan masih berteman dengan kawan yang memasukkan Anda di grup itu, maka Anda masih berpeluang besar dimasukkan kembali ke grup yang sama. Bahkan, Anda bisa dimasukkan ke duplikasi grup sejenis yang jumlahnya mencapai puluhan, bahkan ratusan.

Dewi Ria Angela
Editor: Mas Alina Arifin

Loading...