Beranda Ruwa Jurai Cara Pengurus PKS Pringsewu Membalas Jasa Guru

Cara Pengurus PKS Pringsewu Membalas Jasa Guru

312
BERBAGI
Ketua DPD PKS Pringsewu Zunianto (paling kiri), Bendahara PKS Pringsewu, Homsi Wastonbir (kedua kiri), Pak Suyadi (tengah, berbaju putih), dan kader PKS Pringsewu lainnya.

PRINGSEWU, Teraslampung.com – Suyadi (48 tahun), sangat menghayati perannya sebagai seorang pendidik. Sejak lulus Sekolah Pendidikan Guru (SPG) pada pertengahan dekade 1980, lalu menjadi guru muda di SMP di Cukuhbalak, Kabupaten Tanggamus, hingga kini Suyadi tetap setia dengan profesinya sebagai seorang pendidik.

Ia kini menjadi kepala SMA dan memiliki  yayasan sosial pendidikan. Lewat kelembutan dan dedikasinya sebagai pendidik,  banyak bibit unggul bidang pendidikan yang telah dihasilkan, termasuk di antaranya sejumlah kader Partai Keadilan Sejahtera.

Dua bulan lalu bapak lima anak ini mulai merasakan badannya lemas dan sakit. Pada Sabtu (16/5/2015), saat diperiksa oleh dokter, diketahui Suyadi diketahui  menderita kanker getah bening stadium IV. Ia pun  dirawat di Rumah Sakit Urip Sumohardjo, Bandarlampung.

Khawatir terhadap kondisi Pak Suyadi, Ketua DPD PKS Pringsewu Zunianto  memutuskan untuk membawa suami dari Prihartini itu ke Pusat Perawatan Kanker Nasional RS Dharmais di Jakarta. Sabtu malam itu juga (16/5), Zunianto, Homsi, dan Prihartini berangkat menemani Suyadi.

“Sebelum ke RS Dharmais, Senin pagi kami mampir ke klinik riset kanker milik Dr. Warsito di Tangerang untuk membeli alat pembasmi kanker agar ada perawatan, karena harus menunggu tiga hari sebelum ada tindakan medis sesuai rujukan dari RS di Lampung,” kata Homsi.

Setelah memastikan Suyadi mendapat kamar rawat inap dan ditangani dengan baik, Homsi dan Zunianto kembali ke Lampung dan tetap mengamati perkembangan kondisinya dari jauh.

“Pak Suyadi termasuk pendidik yang sangat peduli dengan dakwah di Tanggamus dan Pringsewu. Jejak pengabdiannya dimulai dari jalan-jalan rusak menuju pelosok Cukuhbalak, lalu Adiluwih, hingga kini di Ambarawa (Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, red.),” kisah Homsi Wastobir, Bendahara Umum PKS Pringsewu yang setelah vonis kanker, bersama Ketua DPD PKS Pringsewu Zunianto mengantarkan Suyadi ke RS Dharmais, Jakarta.

“Beliau orang yang ulet dan sabar. Walau jasanya pada dunia pendidikan sekaligus dakwah khususnya di Kabupaten Pringsewu ini sangat besar, tapi Pak Suyadi itu betul-betul sosok yang tanpa pamrih,” ujar Homsi. Karena itu wajar, lanjut Homsi, jika dalam keadaan sedang diberi ujian penyakit seperti sekarang, keluarga besar PKS Pringsewu langsung turun tangan memberi bantuan.

Homsi berharap kesabaran dan kelembutan Suyadi dalam  membina, mendidik warga termasuk para kader PKS Pringsewu menjadi sarana dimudahkannya segala proses penyembuhannya.

“Kami mendoakan agar Pak Suyadi segera pulih,” kata Homsi.

Loading...