Cari Anak Hanyut di Bandarlampung, Ini yang Dilakukan Basarnas-BPBD-Polda Lampung

Tim Basarnas Lampung beristirahat di halaman SMA N 6 Bandarlampung, Senin siang (17/5/2021), usai melakukan pencarian di sungai di bawah jembatan kereta api Garuntang. Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim
Tim Basarnas Lampung beristirahat di halaman SMA N 6 Bandarlampung, Senin siang (17/5/2021), usai melakukan pencarian di sungai di bawah jembatan kereta api Garuntang. Foto: Teraslampung.com/Dandy Ibrahim
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM — Hingga Senin siang (17/5/2021) Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Lampung berusaha keras menemukan Shakel (4) yang hanyut di selokan depan Gang Bukit, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandarlampung, Minggu sore (16/5/2021).

Dalam mencari korban, empat tim pencari dari Basarnas Lampung bekerja sama dengan BPBD Kota Bandarlampung, SAR Polda Lampung, serta relawan lainnya.

“Kami sudah mulai menerjurkan tim untuk melakukan penyusuran hingga laut (Teluk Lampung). Siang ini setelah 4 tim yang kami turunkan nihil kami lanjutkan pencarian ke arah laut” kata Kepala Seksi Operasi Dansiaga Badan SAR Nasional (Basarnas) Lampung, Basri, kepada Teraslampung.com, posko sementara Basarnas  Lampung, Senin siang (17/5/2021).

Dia menjelaskan empat tim yang diturunkan itu tim pertama menyusuri selokan di flyover.  Tim kedua menyusuri drainase hingga Rumah Sakit Graha Husada.Tim ketiga menyusuri aliran sungai dari Jalan Sultan Slamet hingga Bukit Camang. Tim keempat menyusuri selokan dari  Bukit Camang hingga muara (Sungai Kuala).

“Kesulitan kami selama pencarian hanya di drainase saja,” ujar Basri yang baru 11 bulan di Lampung.

Basri mengatakan, dalam proses pencarian korban hanyut ini pihaknya akan melakukannya selama tujuh hari.

“Sesuai standar operating procedure (SOP), kami melakukan pencarian hingga tujuh hari, Kami minta doanya secepatnya ditemukan,” harapnya.

Dandy Ibrahim