Beranda Teras Berita Cawagub Mukhlis Basri ‘Gerilya’ ke Kampung-Kampung untuk Sosialisikan Cara Mencoblos

Cawagub Mukhlis Basri ‘Gerilya’ ke Kampung-Kampung untuk Sosialisikan Cara Mencoblos

907
BERBAGI
Mukhlis Basri menemui warga desa di Kabupaten Tanggamus

Siti Qodratin Aulia/teraslampung.com

Bandarlampung—Calon Wakil Gubernur Mukhlis Basri sosialisasikan tata cara pencoblosan pemilihan gubernur pada 9 April 2014 di beberapa pekon (desa) di Kabupaten Tanggamus, Rabu (26/3). Mukhlis mengaku warga di kampung-kampung perlu disambangi karena banyak yang belum paham tata cara mencoblos.

Mukhlis Basri lebih melakukan sosialisasi berjalan dengan membagikan alat peraga dan memberikan pemahaman terkait pencoblosan Pilgub Lampung.

Kegiatan tersebut dimulai dari Kecamatan Pugung, Pekon, Talang Sepuh, Tanjung Lili, Semanda, Sukamaju, Talangapus, Kayu Ubi, Suka Merna, Paniis, Penanggungan, serta Banjar Negri.

“Pemilu legislatif dan pemiliihan gubernur di Lampung jadwalnya bersamaan, yaitu sama-sama 9 April 2014. Banyak warga yang masih bingung,” kata Mukhlis Basri, saat melakukan sosialisasi di Pekon Kayu Uubi, Kabupaten Tanggamus.

Mukhlis mengatakan, selain sosialisasi cara mencoblos, kunjungannya ke kampung-kampung sekaligus juga memperkenalkan diri bahwa dirinya bersama Berlian Tihang maju dalam pilgub Lampung.
|
Bupati Lampung Barat ini mengaku akan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar hati-hati memilih pemimpin. Sekali salah memilih pemimpin, dampaknya akan terasa minimal hingga lima tahun mendatang.

“Kalau memilih pemimpin karena tergiur oleh pemberian gula putih, uang, atau sembilan kebutuhan pokok, alangkah mirisnya negeri ini,” kata dia.

Saat seorang warga bertanya kenapa tidak membagi-bagikan uang, Mukhlis menjawab dirinya memang tidak pembagian uangnya. “Saya tidak akan membagi-bagikan uang agar masyarakat lebih cerdas dalam menentukan pilihannya pada 9 April mendatang,” ujarnya.

Beberapa warga desa mengaku senang ditemui calon wakil gubernur meskipun tidak diberi oleh-oleh uang dan sembako. “Bagi kami, dia mau datang ke kampung kami saja sudah senang.  Minimal nanti dia akan ingat jika sudah terpilih. Kami doakan saja semoga terpilih,” kata seorang warga Pekon Kayu Ubi. (R/Mas Alina Arifin)

Loading...