Beranda News Nusantara Cegah Kebakaran Lahan, Polres Banjar Galakkan Petani Bercocok Tanam

Cegah Kebakaran Lahan, Polres Banjar Galakkan Petani Bercocok Tanam

429
BERBAGI
Brigadir Kusnin damping kelompok tani mengelola lahan kosong menjadi lahan tanaman holtikultura (sayur-mayur).

Zainal Asikin | Teraslampung.com

KALIMANTAN SELATAN — Sesuai program kerja Polri “Promoter” (Profesional, modern dan terpercaya). Polres Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui peran Bhabinkamtibmas, melakukan pemanfaatan dan pemeliharaan lahan tidur (kosong) dengan melakukan bercocok tanam. Hal tersebut dilakukan, sebagai upaya pencegahan dan ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Dengan peran Bhabinkamtibmas tersebut, terbentuklah kelompok tani (Poktan) “Bhayangkara Maju Bersama” yang diprakasai oleh salah anggota Bhabinkamtibmas Polsek Martapura Kota, Polres Banjar, Kalimantan Selatan, Brigadir Kusnin.

Selain membentuk kelompok tani, Brigadir Kusnin juga melakukan pendampingan terhadap anggota kelompok tani yang diberi nama “Bhayangkara Maju Bersama” tersebut. Atas inisiatif dan dedikasinya, Brigadir Kusnin mendapatkan apresiasi dan perhatian khusus oleh Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete dan juga Kapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Rachmat Mulyana.

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete mengatakan, dirinya mengapresiasi Brigadir Kusnin, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Polsek Martapura Kota yang telah melakukan pembinaan masyarakat membentuk kelompok tani “Bhayangkara Maju Bersama” di Desa Tungkaran, Kampung Padang Anyar pada awal Mei 2016 lalu. Tujuannya untuk dilakukan pemeliharaan lahan kosong, dari ancaman kebakaran hutan dan lahan dengan ditanami sayuran holtikultura dan padi.

Dikatakannya, dalam perkembangan situasi nasional, selalu menekankan untuk mencegah timbulnya titik api. Karena asap telah menjadi bencana nasional, sehingga mengakibatkan bencana bagi Negara tetangga. Untuk itu, dirinya menekankan kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas di Polsek Jajaran untuk berupaya maksimal dan mencegahnya.

“Sehubungan dengan program Kapolri yakni “Promoter”, salah satunya adalah perpolisian masyarakat. Maka anggota Polri harus dekat, berada di masyarakat dan bermanfaat. Jadi tidak hanya melakukan penindakan pelaku kejahatan saja, tapi bagaimana meningkatkan taraf hidup untuk menambah perekonomian masyarakat yang salah satunya bercocok tanam,”ujarnya melalui reles yang diterima teraslampung.com, Sabtu (28/10/2017).

Kelompok Tani binaannya tersebut, kata Perwira menengah yang pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung tersebut, memanfaatkan lahan kosong dengan ditanami jenis holtikultura seperti cabai, melon, semangka, tomat, terong dan tanaman sayuran lainnya yang berusia tiga bulan panen.

Selain tanaman jenis holtikultura, anggota kelompok tani binaannya tersebut mengelola lahan kosong dengan ditanami padi.

“Selain memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan yang produktif, mereka juga melakukan pemeliharaan hewan ternak sapi. Ada 30 ekor sapi yang saat ini dipelihara, yang merupakan bantuan dari Dinas Peternakan Kabupaten Banjar,”ungkapnya.

Mantan Kapolres KPPP Tanjung Perak, Surabaya tersebut menuturkan, atas dedikasinya melakukan inovasi dan berperan aktif di masyarakat tersebut. Kapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Rachmat Mulyana langsung merespon kegiatan positif yang telah dilakukan oleh Brigadir Kusnin melakukan pembinaan terhadap masyarakat untuk bercocok tanam .

“Atas kepedulian dan dedikasinya terhadap masyarakat, Bapak Kapolda memberikan reward kepada Brigadir Kusnin pada acara pembukaan Police Expo yang digelar di Duta Mall, Jumat (27/10/2017) kemarin sekitar pukul 15.00 Wita,”jelasnya.

Menurutnya, saat ini ada sekitar lima kelompok tani binaan Brigadir Kusnin, masing-masing kelompok beranggotakan 23 orang. Mereka memanfaatkan lahan kosong yang berada di Desa Tungkaran tersebut, dengan bercocok tanam di lahan seluas lima hektare.

“Selain mendapat bantuan ternak sapi, kelompok tani binaannya juga mendapat bantuan dari Dinas Pertanian, berupa pupuk, obat-obatan, bibit tanaman, alat pengolahan (traktor) serta bantuan permodalan,”pungkasnya.

Loading...