Cekcok Mulut, PNS Dinas Peternakan Lamsel Tewas Dibacok

  • Bagikan
Ilustrasi

Zainal Asikin|teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN-Salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) UPT Dinas Peternakan Kecamatan Tanjung Bintang bernama Rosdi (47), warga Jalan Setya Gang Perintis, Kelurahan Rajabasa, Bandarlampung tewas dibacok pelaku yang belum diketahui identitasnya, pada Kamis (16/2/2016) siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun teraslampung.com, kejadian pembunuhan tersebut, bermula dari adanya cekcok mulut antara korban dan pelaku saat berada di Dusun I, Desa Jati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang. Keributan tersebut, diduga karena korban menanyakan hewan ternak sapi miliknya yang dititipkan ke pelaku. Namun sapi tersebut, ternyata sudah tidak ada lagi.

Lantaran tidak terima sapi tersebut telah dijual, pelaku mengejar korban dengan senjata tajam golok. Hingga akhirnya korban terjatuh, pada saat itulah pelaku langsung mengayunkan goloknya ke arah kepala korban. Bahkan pelaku juga, membacok telinga kiri korban.

Melihat korban sudah tidakberdaya, pelaku langsung kabur melarikan diri. Taklama kemudian warga yang melihat korban tergeletak bersimbah darah, langsung membawa korban di Puskesmas terdekat. Karena luka bacokan yang dialami korban cukup parah, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM). Namun dalam perjalanan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Adi Ferdian Saputra saat dikonfirmasi teraslampung.com, membenarkan adanya pembunuhan tersebut yang terjadi di Desa Jati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang. Namun pihaknya belum dapat menjelaskan, mengenai motif dan kronologis terjadi pembunuhan tersebut.

“Petugas sudah mendatangi lokasi perkara, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan saksi,”ujarnya, Kamis (16/2/2017) malam.

Dikatakannya, saat ini petugas masih memburu pelaku pembunuhan tersebut. Pihaknya terus berupaya, menangkap pelaku secepatnya.

“Untuk Identitas pelaku sudah kami kantongi, doakan mudah-mudahan pelaku segera tertangkap,”jelasnya.

  • Bagikan