Cerita dari Acara Tahunan Ambalan Sriwijaya Kota Metro

  • Bagikan
Kemah Ambalan Sriwijaya. (Foto: Anisa C. Ardelia)

METRO–.Acara tahunan Ambalan Sriwijaya banyak ditunggu-tunggu siswa kelas sepuluh SMK Negeri 1 Acara yang biasanya diselenggarakan setelah penerimaan peserta didik baru yang diikuiti oleh siswa kelas sepuluh.  Acara tersebut adalah Penerimaan Tamu Ambalan (PTA).
     
Tahun ini, PTA dilaksanakan tanggal 30 Oktober sampai 1 November 2014. Acara yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan SMK Negeri 1 Metro ini diikuti oleh kurang lebih 320 siswa yang dibagi menjadi 33 sangga.
 
Akibat banyaknya siswa yang ikut, PTA tahun ini dibuat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yakni dibagi menjadi tiga kabupaten. Kabupaten tersebut yaitu Kota Bumi, Kalianda, dan Gunung Sugih.
 
Setiap kabupaten dikuasai oleh beberapa orang camat dan satu walikota. Terdapat pula gubernur yang mengawasi semua kegiatan dan memberi komando untuk walikota dan para camat.
 
Diberlakukannya pembagian menjadi beberapa kabupaten tersebut intinya untuk mempermudah pengawasan peserta, dan mempermudah dalam pembagian jadwal kegiatan.
 
Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai macam kegiatan. Kegiatan tersebut seperti  mendapat berbagai macam materi kepramukaan, bela begara, peraturan baris berbaris, dan narkotika.
 
Selain itu, peserta juga mengikuti berbagi perlombaan seperti hasta karya, senam, masak, dan cerdas cermat. Tidak ketinggalan acara handalan setiap perkemahan yaitu heiking.
 
Peserta mengikuti semua kegiatan dengan sangat semangat. Hal itu tampak ketika malam api unggun tiba. Semua peserta terlihat kompak dalam mengikuti semua intruksi dari kakak panitia untuk membuat suasana menjadi ramai.
 
Untuk meramaikan malam api unggun, ada beberapa penampilan seperti yel-yel, menyanyi bersama bahkan joget bersama ditengah panasnya api unggun. Meskipun panas, namun peserta dan kakak panitia tetap bersemangat bernyanyi dan berjoget bersama.
 
Malam api unggun merupakan malam terakhir dalam perkemahan kemarin. Keesokan harinya, peserta jalan pagi bersama mengelilingi kampus STAIN Metro.
 
Di siang harinya, peserta berkarnaval dengan menggunakan berbagai kostum seperti pakaian adat Lampung, adat Jawa, dan adat Bali. Karnaval melewati jalan-jalan di daerah Iringmulyo merupakan kegiatan terakhir PTA.
 
Kegiatan PTA ditutup dengan upacara penutupan yang dilaksanakan sekitar pukul empat sore. Setelah itu, dilanjut dengan pengumuman perlombaan dan pembagian hadiah.
 
Acara tahunan itu diakhiri dengan bersalam-salaman antara peserta dan kakak-kakak panitia.
 
“PTA tahun ini sangat amazing bagi saya, sangat berkesan dan tak terlupakan,” kata Kak Ihsan.

Kiriman Anisa Cikal Ardelia, peserta Workshop Jurnalistik untuk Siswa SMA/SKM Metro 2014. Tulisan lain Anisa bisa diintip di http://anisacikal.blogspot.com/

  • Bagikan