Beranda Views Kisah Lain Cerita Empat Pria Gorontalo “Touring” ke Aceh dengan Sepeda Motor

Cerita Empat Pria Gorontalo “Touring” ke Aceh dengan Sepeda Motor

2104
BERBAGI
Sebelum berangkat ke Aceh 4 pria asal Gorontalo menyempatkan foto di halaman Hotel Marcopolo Bandarlampung.

TERASLAMPUNG.COM — Usia bukan halangan bagi empat pria asal Gorontalo, Sulawesi, yang akan touring menggunakan motor menuju titik nol di Sabang, Provinsi Aceh. Kaharudin, Lutfi, Ibrahim, dan Iar–pria yang rata-rata usianya lebih dari setengah abad itu– menggunakan empat sepeda motor akan menuju kota Sabang, Aceh.

“Kami dari Yamaha Nmax Club Indonesia (YNCI) Gorontalo rencanya akan touring ke Sabang titik nol. Kami empat orang yang usianya di atas 50 tahun semua,” jelas pemimpin tim, Kaharudin, di halaman Hotel Marcopolo Bandarlampung, Kamis, 22 Agustus 2019.

Dia menjelaskan untuk menuju titik nol Sabang tersebut mereka menunggangi Yamaha Xmax 250cc yang menurutnya cukup nyaman ditunggangi untuk perjalanan jauh.

“Motor ini nyaman kok untuk jalan jauh atau dipake touring,” kata Kaharudin yang sehari-hari bekerja sebagai Notaris.

Menurutnya, keempat sepeda motor mereka diangkut dengan kapal laut dari Gorontalo ke Jakarta dan tiba pada tanggal 7 2019 Agustus, sedangkan empat penunggangnya tiba di Jakarta tanggal 14 Agustus 2019 yang lalu menggunakan pesawat terbang.

“Sebelum kami menyeberang ke Pulau Sumatera, kami tanggal 16 Agustus ke Bandung menghadiri touring merdeka dalam rangka HUT ke 74 RI. Pada tanggal 21 Agustus kami baru meluncur ke Lampung melalui penyeberangan Merak – Bakauheni dan semalam kami tiba di Kota Bandarlampung,” kata Kaharudin.

Dalam perjalanannya dari Bakauheni ke Bandarlampung mereka sempat bertemu dengan pasangan asal Itali yang mempunyai tujuan yang sama yakni ke titik nol, Sabang, Aceh.

“Mungkin sekarang mereka baru sampe Kalianda. Mereka pasangan suami – istri naik Vespa tujuannya Sabang juga,” kata Lutfi.

Meskipun baru pertama menjejakkan kakinya di Kota Bandarlampung, mereka cukup terkesan dengan keramahtamahan warganya serta cuaca yang menurut mereka cukup bersahabat.

“Lampung daerahnya adem, warganya ramah. Oh ya kontur daerah Bandarlampung sedikit berbukit ya,” ungkap Kaharudin.

Kaharudin sebelum menstater motornya untuk segera berangkat menyempatkan memberikan tips bagi penyuka touring yang usianya sudah lanjut.

“Untuk menjaga stamina, waktunya istirahat kita berhenti, terutama wahtunya salat. Selain itu tubuh kita juga butuh masukan suplemen berupa vitamin agar tetap vit. Kami berempat ohon doanya agar kami bisa selamat menuju titik nol, Sabang, Aceh,” pungkasnya.

Dandy Ibrahim

 

Loading...