Beranda News Pilgub Lampung Charta Politica: Jika Pilgub Lampung Digelar Hari Ini, Ridho Menang

Charta Politica: Jika Pilgub Lampung Digelar Hari Ini, Ridho Menang

714
BERBAGI
Hasil survei Charta Politica Indonesia tentang kecenderrungan pilihan masyarakat Lampung pada Pilgub Lampung 2018.
Hasil survei Charta Politica Indonesia tentang kecenderrungan pilihan masyarakat Lampung pada Pilgub Lampung 2018.

TERASLAMPUNG.COM — Hasil survei lembaga  Charta Politika Indonesia menyimbulkan cagub Lampung nomor usur 1, Rodho Ficardo menjadi top of mind masyarakat Lampung sekaligus memiliki elektabilitas tertinggi.

Dari sisi top of mind, masyarakat akan lebih banyak menyebut nama Ridho Ficardo yang akan dipilih jika diberi pertanyaan siapa yang akan dipilih pada Pilgub 27 Juni mendatang.

“Dalam pertanyaan bersifat terbuka dan pilihan masyarakat tertinggi jatuh kepada M. Ridho Ficardo (27.1%), lalu diikuti Herman HN 20.1%, Mustafa 10.4%,dan Arinal Djunaidi 7.4%. Artinya Ridho Ficardo menjadi top of mind masyarakat Lampung,: kata Direktur Eksekutif Charta Polica Indonesia, Yunarto Wijaya pada ekspos hasil survei Charta Politica Indonesia di Hotel Horison Bandarlampung, Selasa (20/3/2018).

Selain menjadi cagub Lampung top of mind, dalam hal tingkat keterpilihan (elektabilitas), elektabilitas Ridho Ficardo juga masih yang tertinggi, yakni 35,1 persen. Kemudian disusul Herman HN dengan 26 persen, disusul Arinal Djunaidi 13 persen, dan Mustafa 11,6persen, sedangkan menjawab tidak tahu 14,3 persen.

Menurut survei Charta, popularitas Ridho juga masih lebih baik dibanding cagub lain. Ridho menjadi cagub Lampungpaling populer dengan persentase 93,3%, disusul Herman HN 83.3%, Arinal Djunaidi 80.5%, dan Mustafa 80.5%.

“Untuk tingkat elektabilitas calon wakil gubernur Bachtiar Basri memiliki persentase tertinggi 21.4%, disusul Sutono (18.0%) dan Chusnunia Halim (9.6%). Pada urutan berikutnya adalah Ahmad Jajuli (8.9%),” katanya.

Menurut Yunarto, dalam melakukan survei sampel dipilih secara acak (probability sampling) denganmenggunakan metoda penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan memperhatikan urban/rural dan proporsi antara jumlah sampel dengan jumlah penduduk di setiap Kabupaten.

“Jumlah sampel sebanyak 800 responden, dengan margin of error + 3.46% pada tingkat kepercayaan 95%,” katanya.

Survei ini memiliki unit sampling primer survei (PSU) desa/kelurahan dengan jumlah sampel masing-masing 10 orang di 80 desa/kelurahan yang tersebar diProvinsi Lampung.

Menurut Yunasto, quality control dilakukan terhadap hasil wawancara yang dipilih secara random sebesar 20% dari total sampel. Dalam quality control, kata Yunarto, tidak ditemukan adanya kesalahan berarti.