Beranda News Covid-19 Covid-19, Hasil Rapid Test Keluarga Antoni Imam Nonreaktif

Covid-19, Hasil Rapid Test Keluarga Antoni Imam Nonreaktif

701
BERBAGI
Istri Antoni Imam, Murniawati atau yang akrab disapa Umi Syamil.
Istri Antoni Imam, Murniawati atau yang akrab disapa Umi Syamil.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN–Setelah bakal calon Wakil Bupati Lampung Selatan Antoni Imam dinyatakan positif terpapar virus Covid-19 berdasarkan uji usap (swab) PCR Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), Sabtu (5/9/2020), semua anggota keluarga Antoni Imam dirapid test. Hasilnya: semuanya nonreaktif.

Kepada Teraslampung.com, Murniawati, istri  Antoni Imam, mengaku ia awalnya khawatir terpapar virus corona.

“Rapid test dilakukan pada Minggu pagi (6/9/2020). Alhamdulillah hasilnya nonreaktif semua. Hasil rapid test tersebut sudah diserahkan ke Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan,” kata Murniawati, di rumahnya,Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan,Selasa (8/9/2020) sore.

Soal suaminya yang kini melakukan isolasi mandiri, Murniawati mengaku saat ini kondisinya baik dan sehat. Sebagai istri, pastinya ia memberikan dorongan semangat kepada sang suami dan menyiapkan semua keperluan suami selama menjalani isolasi mandiri.

“Lima hari ini menjalani isolasi mandiri, alhamdulillah kondisi suami saya sangat baik dan sehat. Saya mohon doa dan dukungan dari semua agar virus Covid-19 ini segera hilang dari tubuh suami saya dan untuk masyarakat Lampung Selatan diberikan kesehatan serta dijauhkan dari Covid 19 ini,”ungkapnya.

Selama menjalani isolasi mandiri, kata Murniawati yang akrab disapa Umi Syamil ini, sesuai dengan anjuran pemerintah tetap mematuhi protokol kesehatan. Kemudian kediamannya “Rumah Aspirasi “ yang juga dijadikan posko pemenangan suaminya sebagai Cawabup Lampung Selatan, sementara ini membatasi kunjungan bagi masyarakat umum.

Setelah suaminya menjalankan isolasi mandiri dan dinyatakan sehat kembali, “Rumah Aspirasi” ini dibuka lagi untuk masyarakat umum. Selain itu, suaminya dapat menjalankan aktivitasnya lagi: menyapa warga,melanjutkan perjuangannya sebagai calon wakil bupati Lampung Selatan.

“Untuk sementara ini, kami membatasi kunjungan masyarakat umum di Rumah Aspirasi ini. Saya juga mengimbau, warga agar tetap patuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, sering cuci tangan, jaga jarak atau hindari kerumunan dan gunakan hand sanitizer,”pungkasnya.

Masyarakat Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, sebelumnya sempat dibuat heboh setelah Antoni Imam yang maju dalam kontestasi Pilkada Lampung Selatan 2020 sebagai Cawabup Lampung Selatan berpasangan dengan Tony Eka Candra, mengunggah pernyataan di akun facebook pribadinya kalau dirinya dinyatakan positif Covid-19 hasil tes Swab PCR RSUAM, Sabtu 4 September 2020 lalu sekitar pukul 23.45 WIB.

Sejak malam itu hingga keesokan harinya (Minggu 5 September 2020), kehebohan masyarakat Kecamatan Sidomulyo masih terus berlanjut. Pasalnya banyak warga yang kontak langsung dengan Antoni Imam yang merupakan politisi PKS in. Hal itu karena Antoni Imam memang hobi bersilaturahmi, dikenal sangat dekat dengan masyarakat, dan sering turun langsung ke bawah menemui masyarakat.

Kehebohan masyarakat tersebut sedikit mereda setelah istri anggota DPRD Lampung dua periode dari fraksi PKS tersebut, Murniawati, dan seluruh anggota keluarga dirapid test dan hasilnya nonreaktif.

Meskioun hasil rapid test keluarga Antoni Imam nonreaktif, masyarakat Kecamatan Sidomulyo belum merasa tenang sepenuhnya. Sebab, Murniawati, istri Antoni Imam,juga banyak kontak langsung dengan masyarakat. Apa lagi saat itu orang-orang terdekat Antoni Imam maupun relawan pemenangan Tony-Antoni yang kerap di “Rumah Aspirasi” belum dilakukan rapid tes.

Langkah cepat Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan dan petugas kesehatan Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sidomulyo, bidan desa,dan aparatur desa melakukan pendataan dan penelusuran atau tracing terhadap orang yang pernah kontak langsung dengan Antoni Imam maupun istrinya dalam sepekan terakhir untuk meredam ketegangan atau kekhawatiran masyarakat Kecamatan Sidomulyo.

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan bersama Uspika Kecamatan Sidomulyo melakukan rapid tes massal ratusan warga di Gedung Serba Guna (GSG) Bethik Hati Kecamatan Sidomulyo, Senin (7/9/2020) kemarin. Dari 151 warga yang dilakukan rapid test massal, 150 orang hasilnya nonreaktif dan satu orang hasilnya reaktif.

Setelah dilakukan rapid test massal dan hasilnya 150 orang dinyatakan nonreaktif oleh pihak Tim Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Selatan, saat ini masyarakat Kecamatan Sidomulyo tidak lagi merasa tegang dan khawatir seperti sebelumnya. Namun, Tim Gugus Tugas Penanganan Vovid-19 Kecamatan Sidomulyo, mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Camat Sidomulyo, Rendy Eko Supriyanto berharap  tidak ada klaster baru baru penyebaran Covid-19 di Lamsel.

‘Sebab itu, kami mengimbau kmasyarakat Lamsel tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, rajin cuci tangan dengan sabun dan gunakan hand sanitizer,” katanya.

 

Loading...