Beranda News Pusiban Covid-19, Yayasan Jantung Indonesia Cabang Lampung Salurkan Sembako untuk Korban PHK

Covid-19, Yayasan Jantung Indonesia Cabang Lampung Salurkan Sembako untuk Korban PHK

181
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Lampung,  Riana Sari Arinal, menyalurkan 175 paket sembako kepada masyarakat Kota Bandarlampung yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat terdampak Covid-19, pada Selasa (23/6/2020).

Yang menerima bantuan antara lain warga Kelurahan Labuhan Dalam dan Kelurahan Way Kandis Kecamatan Tanjung Senang dan Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Timur.

“Kami menyalurkan bantuan sembako dari YJI Pusat yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 terutama yang terkena PHK. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban bapak ibu semua dalam menghadapi pandemi ini,” kata Riana.

Selain untuk warga Kota Bandarlampung, bantuan paket sembako juga diberikan di Kabupaten Lampung Selatan sejumlah 175 paket.

Riana mengatakan YJI Pusat memberikan bantuan kepada tiga Provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur dan Lampung karena dinilai berperan secara aktif menggerakan organisasi YJI.

“Provinsi Lampung mendapat bantuan karena selalu berperan aktif menggerakan organisasi ini. Ayo lebih banyak lagi mengajak masyarakat untuk mengikuti senam jantung sehat,” katanya.

Meskipun dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, Riana meminta masyarakat  untuk tetap semangat, selalu bergotong royong membantu terhadap sesama.

“Walaupun dikasih cobaan seperti ini kita harus sabar dan tetap semangat, selalu bergotong royong serta saling bahu membahu,” ujarnya.

Riana mengajak masyarakat untuk terus mengikuti anjuran Pemerintah dengan tetap berada dirumah saja dan mematuhi protokol kesehatan.

“Tidak usah keluar rumah kalau tidak berkepentingan, kalaupun harus keluar rumah jangan berlama-lama, hindari kerumunan, jaga jarak dan terus menggunakan masker. Kalau sudah sampai di rumah, bersihkan semua pakaian dan mandi. Mari jaga keluarga kita agar tidak terkena Covid-19,” katanya.

Loading...