Beranda Hukum Cuci Uang Kepala Daerah Bermodus Kasino, PKS Minta PPATK Segera Lapor KPK

Cuci Uang Kepala Daerah Bermodus Kasino, PKS Minta PPATK Segera Lapor KPK

303
BERBAGI
Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Surahman Hidayat (Foto: dok DPR RI)

TERASLAMPUNG.COM —  Anggota DPRD RI dari Fraksi PKS, Surahman Hidayat, menyatakan penemuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait rekening sejumlah kepala daerah yang melakukan pencucian uang dengan modus main kasino luar negeri, perlu segera ditindaklanjuti.

BACA: PPATK: Ada Pencuci Uang Profesional Jalankan Bisnis di Indonesia

Menurut Surahman Hidayat, PPATK harus segera melaporkan kepada KPK dan Kepolisian, apalagi rekening tersebut dicurigai merupakan upaya pencucian uang.

“Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari polemik yang terjadi dimasyarakat, PPATK jangan hanya sebatas menyampaikan informasi sepotong-potong yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” ujar Surahman, Selasa, 17 Desember 2019.

Menurutnya temuan ini perlu ditindaklanjuti secara konkret karena bisa dijadikan momentum dalam menciptakan pemerintahan daerah yang bersih.

Surahman Hidayat juga mengkritisi langkah PPATK yang hanya menginformasikan adanya kepala daerah yang memiliki rekening kasino diluar negeri tanpa melakukan tindakan konkret lanjutan.

“Langkah mengungkap rekening kasino kepala daerah harus didukung, karena tidak menyalahi ketentuan perundangan-undangan. Namun, jangan berhenti tanpa ada tindakan konkret, kita perlu memastikan kepala daerah tidak melakukan tindakan korupsi dan perbuatan tercela lainnya,” tegas Surahman.

Surahman Hidayat minta agar PPATK tidak takut untuk mengungkap kasus ini, buka nama-nama kepala daerah yang memiliki rekening kasino ke publik, dan laporkan kepada pihak berwajib untuk mempertanggung jawabkan.

“Ada unsur perjudian dan kemungkinan unsur pencucian uang disana. Surahman juga menilai pendapat yang mendiskriditkan PPATK dikarenakan mengungkap kasus ini ke publik kurang bijak, masyarakat perlu tahu kelakuan pemimpinnya,” papar Surahman.

Surahman juga mendukung langkah PPATK membuka masalah ini ke khalayak umum.

“Tetapi jangan berhenti di sini. Segera tindak lanjuti dengan melaporkan temuan tersebut ke aparat penegak hukum karena ada unsur perjudian dan kemungkinan TPPU,” katanya.

Loading...