Beranda Hukum Kriminal Curi Gawai Tablet Tetangga Sendiri, Pria Ini Nyaris Tewas Dihakimi Warga

Curi Gawai Tablet Tetangga Sendiri, Pria Ini Nyaris Tewas Dihakimi Warga

57
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG– Waryanto (20), warga Pulau Pasaran, nyaris tewas dihakimi massa di daerah tempat tinggalnya sendiri di Pulau Pasaran, Kelurahan Kota Karang, Telukbetung Timur beberapa hari lalu. Untungnya,  saat kejadian aparat kepolisian Polsekta Telukbetung Barat dapat mengevakuasi pria yang bekerja sebagai nelayan tersebut dari kepungan massa.

Kapolsekta Telukbetung Timur, Kompol Atang Samsuri, mengatakan Waryanto dihakimi massa karena mencuri satu unit gawai tablet milik tetangganya sendiri, Fitria (39) di Pulau Pasaran, Kelurahan Kota Karang, Telukbetung Timur.

“Massa geram ingin menghakimi Waryanto karena sudah tiga kali mencuri di rumah tetangganya sendiri,”ujarnya, Minggu (14/5/2017).

Atang mengutarakan, aksi pencurian tersangka Waryanto dilakukan pada Kamis (4/5/2017) lalu di rumah korban Fitria. Tersangka mencuri satu unit gawai tablet milik korban, dengan cara masuk ke dalam rumah korban saat situasi rumah dalam keadaan sepi.

“Hal yang membuat kecurigaan tetangganya semakin kuat, Waryanto sebagai pelaku pencurian. Karena tersangka sempat menghilang, pergi dari rumahnya,”ungkapnya.

Setelah beberapa hari kemudian, kata Atang, tersangka pulang ke rumahnya di Pulau Pasaran dan kepulangannya diketahui oleh warga. Saat itu juga, warga langsung mengepung rumah Waryanto untuk menghakiminya. Aparat kepolisian yang mendapatkan informasi tersebut, langsung mendatangi lokasi kejadian perkara.

“Untuk menenangkan massa agar tidak main hakimi sendiri, butuh waktu sekitar dua jam petugas menenangkan massa. Hingga akhirnya, Waryanto berhasil dievakuasi dari amarah massa dari dalam rumahnya,”terangnya.

Dari rumah tersangka Waryanto, petugas menemukan satu unit gawai tablet milik korban Fitria, yang sudah dicuri dengan tersangka. Selanjutnya, petugas membawa Waryanto ke Mapolsekta Telukbetung Barat, untuk diperiksa.

Saat diperiksa polisi Waryanto mengaku sudah tiga kali mencuri di rumah milik tetangganya sendiri. Sementara berdasarkan catatan kepolisian, Waryanto pernah ditangkap aparat kepolisian Polsekta Telukbetung Selatan karena kasus pencurian.

“Tersangka Waryanto merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2011 silam. Tersangka menjalani hukuman pidana penjara selama lima bulan,”jelasnya.

Menurutnya, kasusnya saat ini masih dikembangkan untuk mengungkap adanya TKP lain, disinyalir masih ada TKP lainnya yang dilakukan tersangka.